RUBRIK VOLUME 135 :
 
o PROJECT UPDATE
o PROJECT COLLABORATION
o TENDER UPDATE SELASA
o TENDER UPDATE RABU
o TENDER UPDATE KAMIS
o TENDER UPDATE JUMAT
 
SINERGI & KOLABORASI
Indonesia Technopreneur Ecosystem: From Research To Real Industry
Seluruh pelajaran sebelumnya membawa kita kepada satu kesimpulan. Indonesia tidak hanya membutuhkan lebih banyak inovator. Indonesia membutuhkan sebuah EKOSISTEM yang mampu membawa inovator sampai ke dunia nyata. Karena itu TECHNOPRENEUR sebaiknya tidak dipahami sekadar sebagai: “Kelas mahasiswa membuat startup.” Konsepnya harus jauh lebih besar. TECHNOPRENEUR adalah proses mempertemukan:


RESEARCH
+
TECHNOLOGY
+
INDUSTRY
+
BUSINESS
+
CAPITAL
+
MARKET.


Mahasiswa dapat masuk. Peneliti dapat masuk. Inventor dapat masuk. Startup dapat masuk. Industri dapat membawa problem nyata.

Technology provider dapat menawarkan solusi. Investor dapat menemukan peluang. 
Pemerintah dapat menciptakan enabling environment. Dan universitas dapat menjadi salah satu pusat lahirnya inovasi.
Dalam ekosistem inilah INDONESIA–CHINA ADDED VALUE INNOVATION CHALLENGE dapat ditempatkan.

Bukan sekadar lomba. Tetapi salah satu INTERNATIONAL PLATFORM untuk mencari solusi dan membuka peluang kolaborasi teknologi. PICK YOUR COMMODITY & ADD VALUE FOR IT. Peserta tidak cukup hanya membawa ide.

Mereka harus belajar:
•    Apa problem Indonesia?
•    Apa kebutuhan industrinya?
•    Teknologi apa yang tersedia?
•    Negara mana yang sudah menerapkannya?
•    Apa yang berhasil dan gagal?
•    Teknologi China apa yang relevan?
•    Bagaimana teknologi tersebut dapat diadaptasikan?
•    Siapa partner Indonesia?
•    Bagaimana model bisnisnya?
•    Dan bagaimana gagasan tersebut dapat bergerak menuju implementasi?


Maka kompetisi hanyalah PINTU MASUK.
Perjalanannya harus diteruskan:

COMPETITION
↓
MENTORING
↓
TECHNOLOGY MATCHING
↓
INDUSTRY MATCHING
↓
PROTOTYPE
↓
PILOT PROJECT
↓
INVESTMENT
↓
COMMERCIALIZATION.


Inilah makna besar TECHNOPRENEUR ECOSYSTEM.
Bukan sekadar menciptakan pemenang kompetisi.
Tetapi menciptakan jalan agar:
IDE MENJADI TEKNOLOGI.
TEKNOLOGI MENJADI SOLUSI.
SOLUSI MENJADI PRODUK.
PRODUK MENJADI INDUSTRI.
DAN INDUSTRI MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH BAGI INDONESIA.

Karena pada akhirnya keberhasilan inovasi sebuah bangsa bukan hanya diukur dari berapa banyak penelitian yang dihasilkan.


Tetapi dari berapa banyak pengetahuan yang berhasil kita ubah menjadi:
CAPABILITY.
PRODUCT.
INDUSTRY.
BUSINESS.
JOBS.
DAN IMPACT.

FROM RESEARCH TO REAL INDUSTRY.
Dari sinilah ekosistem Technopreneur Indonesia perlu dibangun.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com