RUBRIK VOLUME 135 :
 
o PROJECT COLLABORATION
 
BUSINESS MATCHING
Kepengurusan INTI 2026–2030
BIDANG :
Ekonomi, Bisnis, Komunikasi, Digitalisasi & Pengembangan Jaringan Usaha
Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) memasuki masa bakti 2026–2030 dengan struktur bidang ekonomi dan bisnis yang luas. Di bawah koordinasi Wakil Ketua Umum Tomi Wistan, terdapat 26 bidang yang mencakup pengembangan ekonomi nasional, jejaring usaha, investasi, pembiayaan, UMKM, teknologi, digitalisasi, perdagangan internasional, komunikasi hingga kewirausahaan.

Struktur ini membuka peluang untuk menjadikan INTI bukan hanya sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai ekosistem kolaborasi bisnis yang mempertemukan pengusaha, profesional, pemerintah, BUMN, korporasi, lembaga keuangan, investor, technology provider dan generasi entrepreneur baru.

SUSUNAN KEPENGURUSAN
Wakil Ketua Umum: Tomi Wistan

1. Bidang Pengembangan Ekonomi Nasional
Ketua: Tito Loho

2. Bidang Transformasi Bisnis & Daya Saing Global
Ketua: Juanda Rovelim

3. Bidang Pengembangan Jejaring Strategis & Kolaborasi
Ketua: Thomas Sugiarto

4. Bidang Pengembangan Jejaring & Ekosistem Bisnis
Ketua: Rachmat Harsono
Wakil Ketua: Yohanes Adrian, Wilson 

5. Bidang Ekonomi Strategis
Ketua: Dr. Hadi Wibowo
Wakil Ketua: Alvin Verdika, Cendy Marshall

6. Bidang Kemitraan Pemerintah, BUMN & Korporasi
Ketua: Hendy Ong
Wakil Ketua: Husni Halim, Oscar Suwandi

7. Bidang Pengembangan Komunitas & Kolaborasi Strategis
Ketua: Andro Hartanto 

8. Bidang Bisnis & Penguatan Ekosistem Usaha
Ketua: Erik Rizal Jahja
Wakil Ketua: Andri Wijaya, Piter

9. Bidang Pengembangan UMKM & Akses Pasar
Ketua: Stephen Adi
Wakil Ketua: Jasson A. Tanko, Kasmito Tina

10. Bidang Perbankan & Akses Pembiayaan
Ketua: Dr. Ahadi Subri, S.E., MBA

11. Bidang Regulasi Usaha
Ketua: Dr. Kyatmaja Lookman, SH., MH

12. Bidang Koperasi & Pengembangan Usaha
Ketua: Tony Cheung
Wakil Ketua: Suandi

13. Bidang Perpajakan & Kepatuhan Usaha
Ketua: Sabider Sinambela

14. Bidang Bisnis Manajemen & Transformasi Strategis
Ketua: Sian Yet

15. Bidang Misi Bisnis & Eksplorasi Pasar
Ketua: Moktar Pamungkas 

16. Bidang Digitalisasi & Transformasi Bisnis
Ketua: Suardi Hung
Wakil Ketua: Isra Mirani

17. Bidang Teknologi & Inovasi Bisnis
Ketua: Daniel Tjokro
Wakil Ketua: Ngo Adrian, Jullius Wenas , Eddy Rusli S.T., M.Eng.Sc., PhD

18. Bidang Bisnis Internasional, Talenta & Peluang Kerja Global
Ketua: Ricky

19. Bidang Bisnis Internasional & Perdagangan Global
Ketua: Ester Junita, S.H., M.M.

20. Bidang Ekonomi Kreatif & Pariwisata Bisnis
Ketua: Christine Lai
Wakil Ketua: Angelica, Valentina Melianda 

21. Bidang Kerja Sama Bisnis, Investasi & Pembiayaan Strategis
Ketua: Suhandoyo Lesmana
Wakil Ketua: Indra Lim

22. Bidang E-commerce & Perdagangan Digital
Ketua: Junianto Tunggal

23. Bidang Komunikasi & Media Bisnis
Ketua: Catherine Keng
Wakil Ketua: Tabitha C. Napitupulu, Harison Bangun

24. Bidang Pengembangan Pengusaha Wanita
Ketua: Liliani Tjandra
Wakil Ketua: Mega Indah, Henning Widjaja, Julita Sari Haryanto

25. Bidang Jejaring Tokoh Pengusaha & Edukasi Bisnis
Ketua: Krista Wijaya
Wakil Ketua: Denis Lim

26. Bidang Pengembangan Pengusaha Pemula & Kewirausahaan Pemuda
Ketua: Jonas



26 BIDANG, SATU EKOSISTEM EKONOMI
Jika dilihat sebagai satu kesatuan, struktur tersebut mempunyai rantai kolaborasi yang cukup lengkap:

PELUANG EKONOMI
↓
JEJARING & KOLABORASI
↓
TEKNOLOGI & DIGITALISASI
↓
INVESTASI & PEMBIAYAAN
↓
BUSINESS MATCHING
↓
UMKM & ENTREPRENEURSHIP
↓
AKSES PASAR NASIONAL & GLOBAL

Di sinilah Bidang Pengembangan Ekonomi Nasional yang diketuai Tito Loho dapat mengambil posisi sebagai salah satu penghubung lintas bidang: membaca perkembangan proyek, investasi dan industri Indonesia, mengidentifikasi peluang ekonominya, kemudian mempertemukan peluang tersebut dengan bidang INTI yang memiliki jaringan dan kompetensi terkait.
Misalnya sebuah peluang hilirisasi pangan dapat sekaligus melibatkan Pengembangan Ekonomi Nasional, Teknologi & Inovasi Bisnis, UMKM & Akses Pasar, Perbankan & Akses Pembiayaan, E-commerce, Perdagangan Global, hingga Pengembangan Pengusaha Pemula.

Demikian pula proyek data center, energi, pertambangan, manufaktur, agro-industry, infrastruktur maupun industri digital dapat menjadi titik temu berbagai bidang dalam kepengurusan ini.


DARI NETWORKING MENJADI BUSINESS OPPORTUNITY
Dengan kekuatan 26 bidang tersebut, orientasi kegiatan dapat bergerak dari sekadar networking menuju kolaborasi dan peluang bisnis nyata melalui Economic & Business Forum, Business Matching, Industrial Visit, Technology Matching, Investment & Financing Matching, International Business Mission, UMKM Market Access, serta program entrepreneurship seperti Foodpreneur Innovation Award.

Dengan demikian, kepengurusan ekonomi dan bisnis INTI 2026–2030 berpotensi menjadi sebuah business ecosystem yang menghubungkan:

PEOPLE x BUSINESS x TECHNOLOGY x CAPITAL x MARKET

untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

PERHIMPUNAN INTI — MASA BAKTI 2026–2030

Bersama Membangun Indonesia yang Lebih Kuat
Terbang Lebih Tinggi, Berkarya untuk Negeri

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com