Anginnya Ada. Proyeknya Ada. Tetapi... Apakah Ada Jaringan Untuk Membawa Listriknya?
Salah satu tantangan mendasar EBT adalah lokasi sumber energi terbaik sering berada jauh dari pusat permintaan listrik. Karena itu pembangunan pembangkit tanpa kesiapan jaringan dapat menciptakan bottleneck baru.
Buku ini menekankan pentingnya: TRANSMISSION INTERCONNECTION GRID CAPACITY CROSS-REGION COORDINATION.
Jaringan yang kuat memungkinkan listrik dari wilayah dengan potensi EBT tinggi dialirkan menuju pusat beban. Interkoneksi antarwilayah juga meningkatkan fleksibilitas karena surplus energi pada satu wilayah dapat membantu wilayah lainnya. Sebaliknya, keterbatasan jaringan dapat menimbulkan congestion dan membatasi kemampuan sistem menyerap energi PLTB. Bahkan proyek yang prospektif dapat tertunda ketika koneksi jaringan belum tersedia atau membutuhkan peningkatan kapasitas.
Maka membaca peluang PLTB seharusnya: JANGAN HANYA MEMETAKAN LOKASI WIND FARM.
PETAKAN JUGA: TRANSMISSION LINE SUBSTATION INTERCONNECTION GRID UPGRADE PROTECTION SYSTEM CONTROL SYSTEM ENERGY STORAGE.
Satu proyek PLTB dapat memunculkan rantai proyek infrastruktur listrik di sekelilingnya.
PLTB PROJECT ↓ GRID CONNECTION ↓ SUBSTATION ↓ TRANSMISSION ↓ SYSTEM CONTROL ↓ STORAGE ↓ DIGITALIZATION
Di sinilah PROJECT INTELLIGENCE menjadi lebih bernilai. Kita tidak hanya mencari “DI MANA PLTB DIBANGUN?”
Tetapi juga: “INFRASTRUKTUR APA YANG HARUS DIBANGUN AGAR PLTB TERSEBUT BISA BEROPERASI?”
Karena sering kali, PELUANG BISNIS TERBESAR BERADA DI SEKITAR PROYEK UTAMANYA.