Ada angka yang sangat menarik dari data PLN. Jawa Barat memiliki: 63 DATA CENTER CUSTOMERS 1.306,36 MVA CONNECTED CAPACITY. Dengan total nasional 1.989,5 MVA, berarti Jawa Barat sendiri mewakili sekitar 65,7% connected capacity pada data tersebut.
Bandingkan dengan: Jakarta 50 pelanggan 489,47 MVA ≈ 24,6% total connected capacity
Banten 12 pelanggan 156,64 MVA ≈ 7,9%
Jika ketiganya digabungkan: JAWA BARAT + JAKARTA + BANTEN ≈ 1.952 MVA
atau sekitar 98% dari total connected capacity yang ditampilkan PLN. Ini menghasilkan insight penting. Pusat gravitasi industri data center tidak cukup dibaca berdasarkan alamat fasilitas.
Yang lebih penting adalah melihat: DI MANA KAPASITAS LISTRIK BESAR DISEDIAKAN.
Jawa Barat mempunyai kawasan industri, lahan untuk pengembangan campus berskala besar, akses jaringan listrik dan kedekatan dengan pasar Jakarta. Karena itu koridor Bekasi–Cikarang hingga Purwakarta/Jatiluhur menjadi sangat strategis dalam membaca pertumbuhan hyperscale dan AI data center. Munculnya proyek-proyek berkapasitas ratusan MW semakin memperkuat perubahan tersebut.
DATA CENTER MAP menunjukkan lokasi.
POWER MAP menunjukkan skala.
PROJECT PIPELINE menunjukkan ke mana peluang berikutnya bergerak.