PLTB Membawa Manfaat Ekonomi. Tetapi Ada Social & Environmental License Yang Harus Dijaga.
Pengembangan PLTB dapat menciptakan rantai ekonomi yang panjang. Mulai dari konstruksi, operasi dan pemeliharaan, hingga berkembangnya jasa teknik, logistik dan layanan pendukung. Pada wilayah proyek, aktivitas tersebut dapat menciptakan pekerjaan dan memperkuat kegiatan ekonomi lokal. Tetapi keberhasilan PLTB tidak hanya ditentukan oleh manfaat ekonominya.
Ada faktor yang sama pentingnya: PENERIMAAN MASYARAKAT.
Buku ini menyoroti bahwa penerimaan masyarakat dipengaruhi oleh persepsi terhadap distribusi manfaat, transparansi developer dan legitimasi proses perencanaan. Kekhawatiran masyarakat dapat berkaitan dengan kebisingan, visual, keselamatan maupun ekologi. Karena itu komunikasi tidak cukup dilakukan ketika konstruksi sudah akan dimulai. Kepercayaan perlu dibangun sejak tahap pengembangan. Persoalan lingkungan juga nyata. Penempatan wind farm harus memperhatikan:
HABITAT RISIKO TABRAKAN SATWA PERUBAHAN PERILAKU SATWA KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN SENSITIVITAS EKOLOGIS LOKASI.
Artinya, proyek yang baik harus mempertemukan:
ECONOMIC VALUE + LOCAL EMPLOYMENT + COMMUNITY ACCEPTANCE + ENVIRONMENTAL PROTECTION.
Ini sekaligus menciptakan peluang bagi:
environmental consultant, biodiversity study, social mapping, AMDAL, community engagement, local workforce development, training hingga local supply chain.
JADI PLTB BUKAN HANYA MEMBANGUN TURBIN. YANG DIBANGUN JUGA ADALAH KEPERCAYAAN DAN EKOSISTEM DI SEKITAR PROYEK.