Rp3,98 Triliun Project Pipeline & Business Opportunity Periode 2026–2028 | Update 1 Oktober 2026
OIKN menyiapkan tiga paket besar Hunian Vertikal Negara: Tipe 390A ±Rp1,62 triliun, Tipe 390B ±Rp1,35 triliun, dan Tipe 65 ±Rp1,01 triliun, dengan total sekitar Rp3,98 triliun. Nilai tersebut menunjukkan besarnya proyek, tetapi belum seluruhnya merupakan pasar yang dapat dikejar supplier. Peluang bisnis sebenarnya berada pada package konstruksi, material, MEP, equipment dan building technology yang akan dibeli selama proyek berjalan.
DI MANA PELUANG BISNISNYA? Spending akan bergerak bertahap dari concrete, rebar, precast dan waterproofing, kemudian menuju façade dan finishing, serta major equipment seperti:
Elevator • HVAC • Transformer • MV/LV • Genset • Pumps • Fire Protection • Plumbing • BMS • CCTV • Access Control
Nilai setiap package dan quantity masih perlu dipetakan untuk mengetahui berapa besar addressable market yang sebenarnya.
SIAPA YANG AKAN MEMBELI? Karena proyek menggunakan skema design-build, OIKN tidak otomatis membeli seluruh material dan equipment secara langsung.
Karena itu, peluang bisnis ditentukan oleh siapa yang menentukan spesifikasi, siapa yang memberikan approval, dan siapa yang mengeluarkan PO.
KAPAN OPPORTUNITY-NYA? Material struktur menjadi kebutuhan awal, disusul façade dan MEP. Major equipment seperti elevator, transformer, genset, HVAC dan electrical system membutuhkan proses engineering dan vendor approval sebelum delivery. Artinya, supplier major equipment perlu melakukan positioning sebelum specification dan vendor list terkunci, bukan menunggu proyek memasuki tahap pemasangan.
APA YANG MASIH TERBUKA? Per 1 Oktober 2026, belum ditemukan bukti publik yang cukup bahwa major downstream equipment telah seluruhnya memiliki supplier final dan PO. Opportunity perlu dipantau melalui:
OPEN → PROPOSED → APPROVED → AWARDED → PO
Fokus utama adalah package bernilai besar yang procurement-nya belum selesai dan masih memungkinkan vendor baru masuk.
NILAI BISNIS TIDAK BERHENTI DI KONSTRUKSI Setelah proyek selesai, elevator, HVAC, electrical, genset, pumps, fire system, BMS dan security system berubah menjadi installed base. Installed base tersebut menciptakan bisnis berulang:
Maintenance → Spare Parts → Service → Overhaul → Upgrade → Replacement
Jadi potensi bisnis proyek ini tidak hanya berasal dari CAPEX pembangunan 2026–2028, tetapi juga dari lifecycle spending setelah gedung beroperasi.
MANAGEMENT FOCUS Rp3,98 T Project Pipeline → Addressable Package → Buyer & Decision Maker → Procurement Timing → OPEN Opportunity → Installed Base & Recurring Revenue
Prioritas intelligence berikutnya: lengkapi BOQ & quantity, package value, buyer/decision maker, procurement timing, serta OEM/supplier dan award status.
Pesan untuk manajemen:
> Jangan hanya melihat proyek Rp3,98 triliun. Fokus pada bagian mana yang bisa kita jual, siapa pembelinya, kapan harus masuk, dan berapa nilai bisnis yang dapat dipertahankan setelah proyek selesai.