RUBRIK VOLUME 135 :
 
o PROJECT UPDATE
o PROJECT COLLABORATION
o TENDER UPDATE SELASA
o TENDER UPDATE RABU
o TENDER UPDATE KAMIS
o TENDER UPDATE JUMAT
 
BUSINESS UPDATES
Resource Is Not Reserve
Technology Can Change Economics

Salah satu kesalahan dalam melihat kekayaan mineral adalah menganggap besarnya sumber daya otomatis menunjukkan besarnya nilai ekonomi. RESOURCE tidak sama dengan RESERVE. Suatu mineral dapat diketahui keberadaannya secara geologi, tetapi belum tentu dapat ditambang, diproses dan dijual secara ekonomis.

Perubahannya dari resource menjadi reserve membutuhkan serangkaian modifying factors:
- MINING
- PROCESSING & METALLURGY
- ECONOMICS
- MARKET
- LEGAL
- ENVIRONMENT
- SOCIAL
- GOVERNMENT.

Di sinilah teknologi memainkan peran penting.
Perubahan teknologi dapat meningkatkan recovery, menurunkan biaya pengolahan, mengurangi konsumsi energi, mengatasi impurity, memungkinkan pengolahan low-grade ore atau menghasilkan produk yang sebelumnya sulit dipasarkan.

Akibatnya, material yang sebelumnya tidak ekonomis dapat dievaluasi kembali. Tetapi teknologi baru juga tidak otomatis menjadikan resource sebagai reserve.

Harus tetap dilakukan:
CHARACTERIZATION
→ PROCESS ROUTE
→ METALLURGICAL TEST
→ RECOVERY ANALYSIS
→ PRODUCT QUALITY
→ CAPEX/OPEX
→ MARKET ASSESSMENT
→ ENVIRONMENTAL & SOCIAL ASSESSMENT
→ TECHNICAL-ECONOMIC EVALUATION.

Contoh yang sangat relevan adalah Rare Earth Elements. Mengetahui bahwa suatu material mengandung REE belum cukup. Harus diketahui apakah REE tersebut dapat dipisahkan, berapa recovery-nya, bagaimana impurity ditangani, berapa biaya prosesnya dan apakah produk akhirnya mempunyai pasar.

Prinsip ini sangat penting ketika Indonesia mulai melihat kembali tailings, slag dan residue. Kandungan mineral di dalam waste bukan otomatis kekayaan baru. Tetapi teknologi dapat membuka kemungkinan baru.

TECHNOLOGY CAN CHANGE ECONOMICS.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com