Jangan Hanya Bertanya “Bisa Ikut Tender Atau Tidak?”
Ada tender TNI Renovasi Apron Military Lanud Supadio Tahap 2 senilai Rp30,3 miliar.
Bagi banyak perusahaan, reaksi pertama biasanya:
“Apakah perusahaan saya bisa ikut tender?”
Padahal ada pertanyaan yang tidak kalah penting:
“APA YANG AKAN DIBELI OLEH PROYEK INI?”
Satu main contractor dapat membutuhkan banyak pemasok dan mitra.
Karena itu baca sebuah tender melalui 5 LAPIS PELUANG:
1 — MAIN CONTRACTOR Apakah perusahaan memenuhi kualifikasi mengikuti tender? 2 — SUBCONTRACTOR Adakah bagian pekerjaan yang sesuai dengan capability perusahaan? 3 — SPECIALIST CONTRACTOR Apakah terdapat pekerjaan khusus yang membutuhkan kompetensi tertentu? 4 — SUPPLIER Material dan equipment apa yang kemungkinan dibeli? 5 — SERVICES Engineering, testing, inspection, rental, logistics atau supporting services apa yang dibutuhkan?
UBAH CARA MEMBACA TENDER
TENDER INFORMATION ↓ UNDERSTAND PROJECT ↓ BREAK DOWN SCOPE ↓ MAP PROJECT NEEDS ↓ FIND YOUR POSITION ↓ BUSINESS MATCHING
Inilah mengapa informasi tender seharusnya menjadi awal pencarian peluang, bukan akhirnya.
INDEKS RINGKAS RAG
LEARNING TOPIC: How to Read Tender as Business Opportunity CASE: Renovasi Apron Military Lanud Supadio Tahap 2 OWNER: TNI VALUE: Rp30,3 miliar METHOD: Tender → Project → Scope → Needs → Supply Chain → Opportunity