Di balik operasi pemboran terdapat kebutuhan untuk memindahkan berbagai muatan menuju maupun dari lokasi operasi. Sebagai ilustrasi mengenai skalanya, materi Agus Sidianto menunjukkan contoh onshore operations yang melibatkan sekitar 180 loads dengan rentang berat 2–35 ton per load. Kondisi tersebut membuka ruang untuk melihat teknologi, produk, equipment dan jasa yang dapat mendukung drilling logistics.
PROBLEM MENENTUKAN SOLUTION
Materi menunjukkan beberapa problem nyata. Untuk onshore terdapat tantangan tanjakan/perbukitan, kondisi jalan berdebu dan berlumpur, serta aspek timing-contractual dan social issue. Pada offshore terdapat faktor weather conditions, serta pembahasan mengenai piping underwater dan social issues. Problem tersebut menjadi titik awal untuk melakukan Technology & Solution Mapping.
DRILLING SUPPORT SOLUTION MAP
Dari problem tersebut, AI TENDER INDONESIA dapat mengembangkan pemetaan kategori solusi seperti:
RIG MOVING → Heavy Transportation → Special Transportation → Lifting & Material Handling
DRILLING MATERIAL MOVEMENT → Equipment Logistics → Tubular/Pipe Logistics → Warehouse & Yard Support
REMOTE/DIFFICULT ACCESS → Specialized Transportation → Site Logistics Support → Material Handling Solution
OFFSHORE → Marine Logistics → Offshore Support → Material & Equipment Movement
LOGISTICS MANAGEMENT → Planning → Tracking → HSE Support → Logistics Management System
«Catatan RAG: kategori solusi di atas merupakan solution mapping yang dikembangkan dari problem pada materi, bukan daftar produk/jasa yang secara eksplisit disebutkan Agus Sidianto.»
RUANG PROMOSI PRODUK & JASA MEMBER
Rubrik TEKNOLOGI, PRODUK & JASA kemudian dapat diisi oleh perusahaan member yang mempunyai kemampuan relevan.
Setiap produk/jasa tidak hanya ditampilkan sebagai company profile, tetapi dikaitkan dengan: