Inovasi BRIN Membuka Solusi Teknologi Untuk Kebutuhan Industri Dan Proyek
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki berbagai hasil riset dan pengembangan teknologi yang berpotensi diterapkan untuk menjawab kebutuhan industri, pembangunan infrastruktur, energi, lingkungan, manufaktur hingga pertahanan. Dalam paparan Organisasi Riset Energi dan Manufaktur serta Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material, diperlihatkan berbagai teknologi dan hasil riset yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut bersama industri.
Beberapa di antaranya meliputi : 1. teknologi ARSINUM untuk pengolahan air, kapal pengumpul sampah sungai, 2. green fuel berupa biodiesel–bioetanol–bioavtur, 3. pengolahan sampah plastik menjadi BBM/FASPOL, 4. teknologi produksi garam, 5. PLTS untuk program de-dieselisasi, 6. teknologi perlindungan pantai, material dan monitoring infrastruktur, 7. pemanfaatan limbah daun nanas menjadi serat alam, pengembangan material sepatu, hingga kendaraan tank ringan.
Di bidang nanoteknologi dan material terdapat pula pengembangan graphene, carbon dots, nanofertilizer, thin-film semiconductor, material komposit, self-healing polymer, hydrogel, serta berbagai teknologi material maju lainnya.
Bagi member TENDER INDONESIA, informasi tersebut penting bukan sekadar sebagai informasi penelitian. Teknologi BRIN dapat menjadi sumber solusi ketika project owner menghadapi problem engineering, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk terlibat dalam engineering, manufacturing, supply, integration, pilot project maupun komersialisasi.
INDEKS RAG RINGKAS WHO → BRIN; peneliti; project owner; industri; EPC; manufacturer; supplier; member TENDER INDONESIA
WHAT → teknologi & hasil riset untuk kebutuhan industri/proyek
WHERE → energi, infrastruktur, lingkungan, manufaktur, material, pertahanan, agro-industri
ACTION → technology matching; co-development; pilot project; manufacturing; licensing; commercialization
MEMBER OPPORTUNITY → menjadi technology partner, manufacturer, integrator, supplier, EPC, distributor atau commercialization partner