Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sumber daya air kembali membuka peluang pasar bagi industri konstruksi dan rantai pasok pendukungnya.
Pada 26 Agustus 2026 terdapat dua tender Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah dengan total nilai sekitar Rp104,9 miliar.
1. BBWS NUSA TENGGARA II — PAKET 1 Nilai: Rp62 miliar
Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BBWS Nusa Tenggara II (Paket 1). Status tender merupakan tindak lanjut prakualifikasi ulang, dengan jumlah peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 1 peserta.
2. BBWS CITARUM — PAKET 3 Nilai: Rp42,9 miliar
Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BBWS Citarum (Paket 3). Tender juga merupakan tindak lanjut prakualifikasi ulang, dengan 1 peserta dinyatakan lulus.
BUKAN HANYA PELUANG MAIN CONTRACTOR
Ketika proyek bergerak menuju pelaksanaan, peluang bisnis akan ikut bergerak ke berbagai lapisan supply chain.
Kontraktor membutuhkan material. Material membutuhkan produsen dan distributor. Pekerjaan lapangan membutuhkan alat, tenaga ahli dan jasa pendukung.
Karena itu, informasi tender merupakan pintu masuk untuk membaca pasar proyek lebih jauh.
INDEKS RINGKAS AI RAG
WHO: Kementerian Pekerjaan Umum; BBWS Nusa Tenggara II; BBWS Citarum WHAT: Peningkatan & Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama WHERE: Wilayah kerja BBWS Nusa Tenggara II dan BBWS Citarum VALUE: Rp62 M + Rp42,9 M = Rp104,9 M STAGE: Tender; tindak lanjut prakualifikasi ulang DATE: 26 Agustus 2026 ACTION: Identifikasi kontraktor, kebutuhan proyek dan supply chain KEYWORDS: irigasi, rehabilitasi irigasi, jaringan irigasi utama, BBWS, Kementerian PU, konstruksi sumber daya air