Memahami Peran Logistik dalam Operasi Pemboran Operasi pemboran minyak, gas, dan panas bumi tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pengeboran di sumur. Terdapat pula aktivitas rig moving dan logistics yang menjadi bagian dari operasi tersebut. Hal ini menjadi pokok pembahasan Agus Sidianto, Wakil Ketua Umum 1 Bidang Pemboran, dalam materi “Rig Moving and Logistics in Oil, Gas, and Geothermal Industries.”
ONSHORE DAN OFFSHORE
Materi membagi pembahasan ke dalam dua lingkungan operasi utama: onshore dan offshore. Pada contoh operasi onshore, rig moving dapat melibatkan sekitar 180 loads, dengan bobot muatan berkisar 2–35 ton per load. Tetapi skala muatan bukan satu-satunya persoalan. Materi kemudian menunjukkan tantangan berupa kondisi geografis, jalan, timing-contractual dan social issue. Sementara pada offshore, perhatian bergeser kepada weather conditions, piping underwater, dan social issues.
PELAJARAN UTAMA
Pesan penutup materi merangkum esensi drilling logistics: keberhasilan proyek drilling berkaitan dengan pengelolaan logistik secara safe, efficient, and effective. Bagi TENDER ACADEMY, materi ini memberikan big picture bahwa aktivitas drilling mempunyai dimensi logistik yang perlu dipahami bersama aspek teknis pemborannya.