Tender Besar Bukan Hanya Peluang Menjadi Main Contractor
Tender pencetakan pita cukai senilai sekitar Rp976 miliar dapat menjadi studi kasus menarik bagi TENDER ACADEMY. Ketika melihat tender besar, perusahaan sering langsung bertanya:
“Apakah perusahaan saya memenuhi persyaratan untuk mengikuti tender?”
Padahal pertanyaan berikutnya tidak kalah penting:
“Apa yang akan dibutuhkan oleh perusahaan pemenang untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut?”
Inilah cara membaca tender dengan pendekatan SUPPLY CHAIN OPPORTUNITY.
Pelajari ruang lingkup proyek. Petakan proses produksinya. Identifikasi teknologi dan material yang dibutuhkan. Cari calon main provider. Petakan supply chain. Identifikasi produk perusahaan yang relevan. Temukan key person. Bangun pendekatan dan business matching.
Dengan pola tersebut:
TENDER → PROJECT → NEEDS → SUPPLY CHAIN → KEY PERSON → MATCHING → BUSINESS OPPORTUNITY
MEMBER OPPORTUNITY
Perusahaan yang tidak memenuhi kualifikasi sebagai peserta tender utama masih dapat memiliki peluang apabila produk atau jasanya diperlukan oleh pihak yang melaksanakan proyek.
Inilah perubahan paradigma yang dikembangkan TENDER ACADEMY:
JANGAN HANYA BERTANYA “TENDER APA YANG BISA SAYA IKUTI?”
TANYAKAN JUGA “PROYEK MANA YANG MEMBUTUHKAN PRODUK SAYA?”