Kontraktor tidak hanya melaksanakan pekerjaan teknis. Ia harus mengelola manpower, equipment, material, subcontractor, schedule, cost, quality, HSE, stakeholder dan kondisi sosial lapangan. Kegagalan HSE dapat berakibat sangat serius, sementara kelemahan pengelolaan subcontractor, material atau cash-flow dapat mengganggu keseluruhan proyek.
Karena itu contractor capability adalah kombinasi engineering + management + people + risk management.