RUBRIK VOLUME 136 :
 
o PROYEK MARITIM
o TENDER UPDATE SENIN
o TENDER UPDATE KAMIS
 
BUSINESS MATCHING
Engineering, Construction , MRO, & EPC
Dalam kegiatan Innovation & Engineering Business Matching, TENDER INDONESIA mempertemukan para member dengan sejumlah perusahaan yang memiliki kemampuan dan peran berbeda dalam rantai pasok proyek industri. Mulai dari perusahaan EPC, kontraktor, penyedia peralatan industri, produsen baja, perusahaan fabrikasi, penyedia material khusus, hingga lembaga riset dan teknologi.

PERUSAHAAN DAN INSTITUSI YANG TERLIBAT:
1. WIKA
2. Silkar National
3. Turbo Daya Mekanika
4. Garuda Yamato Steel
5. BPS Steel
6. Tuban Steel Work
7. Indoporlen Calderys
8. Antam Resourcindo
9. Aswindra Sarana Nusantara
10. BRIN

Kehadiran berbagai perusahaan tersebut memberikan kesempatan bagi para member untuk memahami keterkaitan antara pengembangan proyek, kebutuhan engineering, penyediaan material, fabrikasi, peralatan industri, dan dukungan teknologi.
Melalui pertemuan ini, TENDER INDONESIA juga terus membangun silaturahmi dengan para pimpinan, profesional, engineer, dan pelaku industri sebagai modal penting untuk mengembangkan networking dan business matching bagi member.


1. WIKA
ENGINEERING, PROCUREMENT & CONSTRUCTION
WIKA merupakan salah satu perusahaan nasional yang memiliki pengalaman dalam pembangunan infrastruktur dan berbagai proyek konstruksi maupun industri. Pelaksanaan proyek EPC melibatkan tahapan engineering, procurement, construction, testing, dan commissioning. Kebutuhan barang dan jasa bergantung pada karakteristik proyek yang sedang ditangani.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Engineering design
• Civil & structural works
• Mechanical equipment
• Electrical equipment
• Instrumentation & control
• Piping & valve
• Steel structure
• Construction material
• Fabrication & installation
• Testing & commissioning

Bagi pemasok dan kontraktor, peluang kerja sama dengan perusahaan EPC perlu diawali dengan pemahaman mengenai jenis proyek, paket pekerjaan, spesifikasi teknis, jadwal pengadaan, serta persyaratan kualifikasi vendor. Hubungan dengan perusahaan EPC juga penting untuk memperkenalkan kemampuan produk dan teknologi sejak tahap perencanaan maupun pelaksanaan proyek.


2. SILKAR NATIONAL
INDUSTRIAL SOLUTIONS & CONSTRUCTION SUPPORT
Silkar National merupakan salah satu perusahaan yang terlibat dalam kegiatan business matching bersama member TENDER INDONESIA. Dalam konteks kebutuhan industri dan konstruksi, peluang kolaborasi dapat berkaitan dengan penyediaan produk, teknologi, peralatan, material, maupun dukungan pelaksanaan pekerjaan sesuai bidang kompetensi perusahaan.

BIDANG KOLABORASI YANG DAPAT DIEKSPLORASI:
• Industrial equipment
• Mechanical & electrical systems
• Industrial material
• Engineering support
• Installation services
• Maintenance support
• Project supply chain

Ruang lingkup kebutuhan dan kemampuan spesifik perlu dikonfirmasi melalui komunikasi teknis lebih lanjut.
Bagi member, hubungan dengan perusahaan penyedia solusi industri dapat membuka peluang kerja sama sebagai pemasok, mitra teknologi, maupun pendukung pelaksanaan pekerjaan.


3. TURBO DAYA MEKANIKA
MRO & ROTATING EQUIPMENT
Turbo Daya Mekanika memiliki relevansi dalam bidang peralatan berputar serta layanan pendukung keandalan mesin industri. Rotating equipment digunakan secara luas pada industri migas, pembangkit listrik, petrokimia, dan berbagai fasilitas manufaktur. Peralatan tersebut membutuhkan inspeksi, perawatan, perbaikan, serta penggantian komponen secara berkala.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Gas & steam turbine support
• Compressor equipment
• Rotating equipment components
• Maintenance & overhaul
• Balancing & alignment
• Mechanical spare parts
• Inspection & testing
• Technical field services

Kebutuhan MRO berbeda dari pengadaan peralatan untuk proyek baru karena lebih berkaitan dengan kondisi mesin yang telah terpasang, jadwal pemeliharaan, dan target keandalan operasi. Bagi member TENDER INDONESIA, sektor ini relevan untuk pemasok komponen mekanikal, peralatan maintenance, material khusus, dan jasa engineering.


4. GARUDA YAMATO STEEL
STEEL & METALLURGY

Garuda Yamato Steel berada dalam ekosistem industri baja yang mendukung kebutuhan konstruksi dan manufaktur. 

Produk baja merupakan material penting dalam pembangunan gedung, infrastruktur, fasilitas industri, dan berbagai proyek konstruksi. Dari sisi rantai pasok, terdapat dua kelompok peluang yang perlu dibedakan.


PERTAMA:
Penyediaan produk baja bagi kontraktor, fabricator, dan pelaksana proyek.

KEDUA:
Penyediaan barang, teknologi, dan jasa bagi fasilitas produksi baja.

BIDANG YANG RELEVAN:
• Structural steel
• Steel products for construction
• Material processing
• Mechanical equipment
• Electrical systems
• Material handling
• Industrial automation
• Maintenance & spare parts

Bagi member, pemahaman mengenai posisi perusahaan sebagai produsen material maupun pengguna peralatan industri menjadi penting untuk menentukan pendekatan bisnis yang tepat.


5. BPS STEEL
STEEL & FABRICATION
BPS Steel memiliki relevansi dengan kebutuhan produk baja dan kegiatan pendukung industri konstruksi. Kebutuhan baja pada proyek dapat melibatkan berbagai jenis material, dimensi, spesifikasi, dan standar kualitas.


BIDANG YANG DAPAT DIEKSPLORASI:
• Steel material supply
• Structural steel
• Steel processing
• Fabrication support
• Construction material
• Industrial project supply
• Material handling
• Supporting equipment

Peluang bagi member dapat berupa hubungan pemasok dan pembeli, kerja sama fabrikasi, maupun penyediaan peralatan dan jasa pendukung. Ruang lingkup produk serta layanan spesifik perlu disesuaikan dengan kemampuan aktual perusahaan
.

6. TUBAN STEEL WORK
FABRICATION WORKSHOP
Tuban Steel Work memiliki relevansi dalam bidang fabrikasi baja dan komponen industri. Kegiatan fabrikasi merupakan bagian penting dalam rantai pasok proyek karena berbagai komponen harus diproduksi sesuai gambar engineering, spesifikasi material, dan standar kualitas.

BIDANG PEKERJAAN YANG RELEVAN:
• Steel fabrication
• Heavy steel structure
• Mechanical fabrication
• Modular fabrication
• Industrial components
• Welding & assembly
• Site installation
• Repair & modification
• Quality control

Dalam proyek EPC, kemampuan fabrikasi dapat mendukung penyediaan komponen yang tidak selalu tersedia sebagai produk standar. Faktor penting meliputi kapasitas workshop, kemampuan produksi, kualitas pengelasan, fasilitas inspeksi, dan ketepatan jadwal pengiriman. Bagi member, perusahaan fabrikasi dapat menjadi calon mitra produksi maupun pengguna material, komponen, dan peralatan industri.


7. INDOPORLEN CALDERYS
REFRACTORY & INDUSTRIAL MATERIALS
Indoporlen Calderys memiliki relevansi dalam penyediaan material refractory dan solusi pendukung proses industri bersuhu tinggi. Material refractory digunakan pada fasilitas yang menghadapi temperatur tinggi, perubahan temperatur, serta kondisi proses yang menuntut ketahanan material khusus. Aplikasi dapat ditemukan pada industri baja, semen, petrokimia, dan berbagai fasilitas pemrosesan termal.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Refractory materials
• Furnace lining
• Thermal insulation
• Refractory installation
• Inspection & maintenance
• High-temperature materials
• Industrial technical services
• Material performance improvement

Peluang bisnis dapat berkaitan dengan penyediaan material, instalasi, pemeliharaan, maupun pengembangan solusi untuk meningkatkan umur pakai dan keandalan fasilitas.


8. ANTAM RESOURCINDO
MINING SUPPORT & INDUSTRIAL MATERIAL
Antam Resourcindo merupakan perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem pertambangan dan layanan pendukungnya. Kegiatan pertambangan membutuhkan berbagai jenis peralatan, material, jasa engineering, dan dukungan operasional.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Mining equipment
• Material handling
• Mechanical equipment
• Electrical systems
• Industrial pumps
• Steel structure
• Fabrication
• Maintenance
• Engineering & construction
• Operational support

Peluang bagi pemasok dan kontraktor perlu ditelusuri berdasarkan jenis kegiatan, fasilitas, serta kebutuhan aktual perusahaan.


9. ASWINDRA SARANA NUSANTARA
PRECAST CONCRETE
Aswindra Sarana Nusantara bergerak dalam ekosistem produk beton pracetak untuk mendukung kebutuhan konstruksi.
Teknologi precast memungkinkan sebagian komponen bangunan diproduksi di fasilitas manufaktur sebelum dipasang di lokasi proyek. Pendekatan tersebut dapat meningkatkan konsistensi kualitas dan efisiensi pelaksanaan konstruksi apabila diterapkan sesuai kebutuhan desain.

BIDANG YANG RELEVAN:
• Precast concrete products
• Concrete structural components
• Moulding systems
• Reinforcement materials
• Production equipment
• Material handling
• Transportation & installation
• Quality testing

Bagi member, perusahaan precast dapat menjadi mitra dalam penyediaan komponen konstruksi maupun pengguna bahan baku, peralatan produksi, dan teknologi pendukung.

10. BRIN
RESEARCH & TECHNOLOGY DEVELOPMENT
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki peran dalam kegiatan penelitian, pengembangan, pengujian, dan inovasi teknologi. Keterlibatan BRIN dalam ekosistem business matching memberikan peluang untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan riset dan pengembangan teknologi nasional.

BIDANG KOLABORASI YANG RELEVAN:
• Applied research
• Technology development
• Product testing
• Material testing
• Performance evaluation
• Technology adaptation
• Industrial innovation
• Research collaboration

Kerja sama industri dan lembaga riset dapat diarahkan pada pengembangan solusi terhadap permasalahan teknis yang dihadapi perusahaan. Termasuk peningkatan produktivitas, efisiensi energi, kualitas produk, substitusi impor, serta peningkatan kemampuan engineering dan manufaktur nasional.


KETERKAITAN ANTARPERUSAHAAN DALAM RANTAI PASOK
Kehadiran perusahaan dari berbagai bidang tersebut memperlihatkan bahwa peluang bisnis industri tidak selalu terbatas pada hubungan langsung antara pemilik proyek dan pemasok.

Sebagai contoh, sebuah proyek industri dapat melibatkan:
• Perusahaan EPC sebagai pelaksana proyek.
• Produsen baja sebagai pemasok material.
• Workshop sebagai pelaksana fabrikasi.
• Penyedia peralatan mekanikal dan elektrikal.
• Kontraktor instalasi.
• Perusahaan maintenance.
• Lembaga pengujian dan riset.

Dengan demikian, satu proyek dapat menciptakan hubungan bisnis di antara berbagai perusahaan yang memiliki kemampuan saling melengkapi. Pemetaan hubungan tersebut merupakan salah satu substansi penting dalam kegiatan business matching.


PELUANG BAGI MEMBER TENDER INDONESIA

Berdasarkan karakteristik perusahaan yang terlibat, beberapa bentuk peluang kolaborasi yang dapat dieksplorasi antara lain:



1. PENYEDIAAN MATERIAL & PERALATAN
Material konstruksi, baja, peralatan mekanikal, elektrikal, instrumentasi, komponen industri, dan material khusus.

2. ENGINEERING & CONSTRUCTION
Desain, instalasi, konstruksi, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, testing, serta commissioning.

3. FABRICATION & MANUFACTURING
Fabrikasi struktur baja, komponen mekanikal, dan kerja sama kapasitas produksi.

4. MAINTENANCE & INDUSTRIAL SERVICES
Inspection, repair, overhaul, replacement parts, dan jasa pemeliharaan fasilitas.

5. TECHNOLOGY DEVELOPMENT
Pengujian, adaptasi teknologi, peningkatan performa produk, serta kerja sama penelitian dan pengembangan.

6. INDUSTRIAL BUSINESS COLLABORATION
Kerja sama pemasaran, penyediaan produk, subcontracting, kemitraan teknologi, dan pengembangan jaringan supply chain.
Seluruh bidang tersebut merupakan pemetaan potensi berdasarkan karakteristik industri, bukan pernyataan bahwa perusahaan terkait sedang membuka paket tender tertentu.


SILATURAHMI DAN NETWORKING SEBAGAI MODAL BUSINESS MATCHING
Bagi TENDER INDONESIA, kegiatan ini memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar mempertemukan sejumlah perusahaan dalam satu acara. Interaksi dengan para pimpinan, profesional, engineer, dan pelaku industri merupakan bagian dari upaya membangun serta memelihara hubungan yang berkelanjutan. Melalui silaturahmi tersebut, TENDER INDONESIA terus memperluas pemahaman mengenai bidang kegiatan perusahaan, karakteristik kebutuhan industri, dan peluang kolaborasi.
Hubungan ini menjadi modal penting untuk membantu member mengenal calon pengguna produk, kontraktor, pemasok, maupun mitra teknologi yang relevan. Kekuatan networking menjadi semakin bernilai ketika didukung pemahaman substansi industri. Karena itu, TENDER INDONESIA tidak hanya berupaya mengenal para pelaku industri, tetapi juga memahami kegiatan dan kebutuhan bisnis mereka.

DARI NETWORKING MENUJU BUSINESS MATCHING
Hubungan yang dibangun melalui kegiatan ini dapat dikembangkan melalui:
• Pengenalan kompetensi member.
• Pertemuan dengan perusahaan yang relevan.
• Technical presentation.
• Diskusi kebutuhan teknologi dan produk.
• Penjajakan kerja sama supply chain.
• Kolaborasi engineering dan fabrikasi.
• Pengembangan teknologi.
• Komunikasi dan tindak lanjut bisnis.

Dengan pendekatan tersebut, networking menjadi sarana untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan perusahaan anggota.

NILAI TENDER INDONESIA BAGI MEMBER
Melalui berbagai kegiatan Forum Diskusi Proyek, Industrial Visit, dan Business Matching, TENDER INDONESIA terus mengembangkan lima kemampuan utama:
1. Memahami perkembangan proyek dan kebutuhan industri.
2. Membangun silaturahmi dengan para tokoh, pimpinan, profesional, dan engineer.
3. Mengenali kompetensi produk, teknologi, dan jasa dari berbagai perusahaan.
4. Menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan member.
5. Memfasilitasi komunikasi dan penjajakan kerja sama bisnis.

Kombinasi pengetahuan industri dan kekuatan hubungan profesional inilah yang menjadi salah satu nilai utama layanan TENDER INDONESIA.

FROM PROJECT INFORMATION
TO REAL BUSINESS OPPORTUNITIES
TENDER INDONESIA

INFO • DATA • ANALISA
NETWORKING • BUSINESS MATCHING
www.Tender-Indonesia.com

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com