MENJAGA PLATEAU PRODUKSI TANGGUH LNG Tangguh UCC merupakan proyek pengembangan lanjutan untuk mempertahankan sekaligus memperkuat pasokan gas menuju fasilitas Tangguh LNG di Teluk Bintuni, Papua Barat. UCC merupakan singkatan dari UNITIZATION COMPRESSION. Berbeda dengan proyek pengembangan lapangan baru yang membangun seluruh sistem produksi dari awal, proyek ini berfokus pada penambahan fasilitas kompresi, pengembangan sumber gas di area unitisasi, pembangunan fasilitas subsea serta integrasinya dengan infrastruktur Tangguh LNG yang sudah beroperasi. Tujuan utamanya adalah menjaga kemampuan reservoir dan sistem produksi untuk terus memasok gas ke LNG plant ketika tekanan reservoir secara alami mengalami penurunan.
KENAPA COMPRESSION DIPERLUKAN? Lapangan gas yang telah berproduksi dalam jangka panjang akan mengalami penurunan tekanan reservoir. Sementara itu, gas tetap harus mencapai fasilitas LNG pada tekanan dan volume yang memenuhi kebutuhan proses.
Karena itu dibutuhkan compression system. Secara sederhana: RESERVOIR PRESSURE DECLINES ↓ WELLHEAD PRESSURE DECLINES ↓ GAS TRANSPORT CAPABILITY DECLINES ↓ ADDITIONAL COMPRESSION REQUIRED ↓ GAS PRESSURE INCREASED ↓ FEED GAS MAINTAINED ↓ TANGGUH LNG PRODUCTION SUSTAINED
Dengan compression, cadangan gas yang sebelumnya semakin sulit dialirkan dapat terus diproduksikan menuju LNG facilities.
KONSEP PENGEMBANGAN UCC Konfigurasi proyek secara umum terdiri atas: UNITIZATION AREA ↓ SUBSEA PRODUCTION WELLS ↓ SUBSEA WELLHEAD & PRODUCTION SYSTEM ↓ SUBSEA PIPELINE ↓ GAS RECEIVING SYSTEM ↓ UNITIZATION COMPRESSION FACILITY ↓ GAS COMPRESSION ↓ TANGGUH LNG ↓ LNG PRODUCTION
UNITIZATION AREA Salah satu bagian penting proyek adalah pengembangan sumber gas dari area unitisasi. Produksi dari reservoir tersebut akan menjadi tambahan feed gas bagi Tangguh LNG. Fasilitas produksinya mencakup sistem offshore/subsea yang menghubungkan sumur gas dengan fasilitas penerimaan dan pengolahan di Tangguh.
Komponen utamanya dapat meliputi: - Production wells - Subsea wellhead - Subsea tree - Subsea manifold - Subsea control system - Flowline - Umbilical - Subsea pipeline - Valves & connectors - Chemical injection - Monitoring system
SUBSEA GAS TRANSPORTATION Gas dari area produksi harus dibawa menuju fasilitas Tangguh melalui jaringan subsea. Karena itu subsea pipeline menjadi bagian penting dari UCC. Scope sistem ini meliputi: - Offshore/subsea pipeline - Pipeline coating - Subsea valves - Pipeline connectors - Tie-in - Cathodic protection - Pipeline installation - Subsea survey - Hydrotesting - Pre-commissioning - Pipeline integrity system
Sebagian pengembangan juga harus terintegrasi dengan infrastruktur yang sudah tersedia di kawasan Tangguh.
UNITIZATION COMPRESSION FACILITY Inti proyek UCC adalah pembangunan fasilitas kompresi gas.
Compression facility meningkatkan tekanan gas sehingga produksi dari reservoir dapat terus dialirkan menuju LNG processing facilities. Fasilitas utama mencakup: - Gas compressors - Compressor drivers - Scrubbers / separators - Pressure vessels - Heat exchangers - Gas coolers - Pumps Piping - Valves - Metering - Utility systems - Electrical systems - Instrumentation - Process control - Safety systems
Compressor package menjadi salah satu equipment paling penting karena harus beroperasi dengan reliability tinggi dan mendukung kontinuitas feed gas Tangguh LNG.
COMPRESSION TRAIN Gas compression bukan hanya terdiri atas compressor. Satu compression train dapat terdiri atas: INLET SEPARATOR ↓ GAS COMPRESSOR ↓ DRIVER ↓ GAS COOLING ↓ SEPARATION ↓ PRESSURE CONTROL ↓ METERING ↓ EXPORT TO LNG FACILITY
Di sekelilingnya terdapat supporting systems berupa lubrication, fuel/power, cooling, utilities, control, fire & gas serta emergency shutdown system.
INTEGRASI DENGAN TANGGUH LNG UCC merupakan proyek yang terintegrasi dengan existing Tangguh LNG facilities. Karena itu selain pembangunan fasilitas baru, terdapat pekerjaan interface dan tie-in dengan fasilitas yang telah beroperasi.
Scope integrasi dapat mencakup: - Gas receiving facilities - Piping tie-in - Process modification - Utility integration - Electrical integration - Instrumentation - Control system integration - Metering - Safety system - Shutdown coordination - Testing & commissioning
Integrasi terhadap operating LNG plant membutuhkan engineering dan execution yang ketat karena pekerjaan harus dilakukan tanpa mengganggu keselamatan dan kontinuitas operasi existing facilities.
ELECTRICAL & CONTROL SYSTEM Compression facility membutuhkan kebutuhan energi dan control system yang besar.
Sistem pendukungnya mencakup: - Power supply - Electrical distribution - Transformer - Switchgear - Motor control - Electrical cable - Instrumentation - DCS - SIS - Fire & gas system - Emergency shutdown - Communication - Condition monitoring
Control dan monitoring menjadi penting karena compressor merupakan rotating equipment yang bekerja secara kontinu.
CIVIL & STRUCTURAL Pembangunan UCC juga membutuhkan fasilitas darat dan struktur pendukung.
Scope dapat meliputi: - Site preparation - Foundation - Compressor building - Equipment foundation - Pipe rack - Structural steel - Utility area - Drainage - Roads - Supporting buildings
Equipment berukuran besar seperti compressor, driver, pressure vessel dan piping system membutuhkan foundation serta structural engineering khusus.
PROJECT SCOPE UPSTREAM / SUBSEA - Production wells - Subsea wellhead - Subsea tree - Manifold - Subsea control - Flowline - Umbilical
FULL NAME: Tangguh Unitization Compression Project
LOCATION: Teluk Bintuni, Papua Barat
OPERATOR: BP Berau Ltd / Tangguh LNG
HYDROCARBON: Natural gas
PROJECT TYPE: Gas production sustainability & compression development
MAIN FACILITY: Unitization Compression Facility
UPSTREAM COMPONENT: Unitization gas resources + subsea production system
INTEGRATION: Existing Tangguh LNG facilities
TARGET OPERATION: 2028
PERAN UCC DALAM TANGGUH LNG Tangguh LNG telah berproduksi sejak 2009 dan berkembang menjadi salah satu fasilitas LNG utama Indonesia. Ketika lapangan memasuki periode produksi yang semakin panjang, menjaga feed gas menjadi bagian penting dari keberlanjutan LNG plant.
UCC menjawab kebutuhan tersebut melalui dua pendekatan sekaligus: ADDITIONAL GAS SUPPLY + ADDITIONAL COMPRESSION CAPABILITY
Artinya proyek bukan sekadar memasang compressor.
UCC menghubungkan: RESERVOIR → SUBSEA WELLS → SUBSEA PIPELINE → COMPRESSION → EXISTING LNG FACILITY menjadi satu integrated gas supply system.
PROJECT UPDATE MESSAGE TANGGUH UCC ADALAH PROYEK UNTUK MEMPERTAHANKAN KEMAMPUAN PASOKAN GAS TANGGUH LNG DALAM JANGKA PANJANG.
Inti proyeknya: UNITIZATION GAS → SUBSEA PRODUCTION → SUBSEA PIPELINE → UNITIZATION COMPRESSION → EXISTING TANGGUH LNG → LNG PRODUCTION
Dengan target operasi 2028, UCC menjadi bagian penting dari keberlanjutan produksi Tangguh LNG dengan menggabungkan sumber gas tambahan, fasilitas subsea, compression system dan existing LNG infrastructure.
TENDER INDONESIA PROJECT UPDATE PROJECT • STATUS • ENGINEERING • FACILITIES • TECHNOLOGY • PROJECT SCOPE