RUBRIK VOLUME 136 :
 
o PROYEK MARITIM
o TENDER UPDATE SENIN
o TENDER UPDATE KAMIS
 
SINERGI & KOLABORASI
SURYA WIDYANTORO & INDONESIA DRILLING ECOSYSTEM
Dari Pengalaman Operasional Pemboran hingga Penguatan Kolaborasi Industri Migas Nasional
PROJECT PRENEUR | TENDER INDONESIA 

SURYA WIDYANTORO — PENGALAMAN PANJANG DALAM PEMBORAN DAN OPERASI SUMUR
Bapak Surya Widyantoro merupakan praktisi senior industri hulu minyak dan gas bumi Indonesia, dengan pengalaman panjang dalam kegiatan pemboran, pengembangan lapangan, serta perawatan dan intervensi sumur.

Pada 6 Mei 2026, beliau dilantik sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran sejak Mei 2021, setelah melalui berbagai penugasan teknis dan operasional di bidang pemboran dan kegiatan sumur.

Perjalanan karier tersebut memberikan pemahaman terhadap berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari perencanaan pemboran, kesiapan fasilitas dan peralatan, pelaksanaan operasi, hingga pengelolaan risiko serta koordinasi dengan kontraktor dan perusahaan jasa pendukung.

Dalam lingkup eksploitasi migas, pemboran sumur pengembangan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan penyelesaian sumur (completion), perawatan sumur (well services), pekerjaan ulang sumur (workover), dan intervensi sumur untuk mempertahankan atau meningkatkan kemampuan produksi.

Seluruh kegiatan tersebut memerlukan keterlibatan berbagai disiplin engineering, teknologi, material, serta rantai pasok industri.

HUBUNGAN PROFESIONAL DENGAN TITO LOHO DAN APMI
CEO TENDER INDONESIA, Tito Loho, telah lama menjalin hubungan profesional dengan Bapak Surya Widyantoro melalui berbagai kegiatan industri pemboran migas.

Tito Loho juga merupakan salah satu pengurus APMI — Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia, yang menjadi wadah perusahaan pemboran dan jasa penunjang di Indonesia.

Keterlibatan dalam APMI memberikan ruang komunikasi dengan perusahaan pemilik dan operator rig, penyedia drilling services, kontraktor well intervention, supplier peralatan, serta berbagai perusahaan pendukung operasi pemboran.

Hubungan ini tidak hanya terbentuk melalui pertemuan personal, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan forum industri yang membahas kebutuhan teknis, kemampuan perusahaan nasional, serta tantangan pelaksanaan operasi migas.

INDONESIA DRILLING & WELL INTERVENTION FORUM — IDWF
Salah satu kegiatan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan tersebut adalah Indonesia Drilling & Well Intervention Forum (IDWF) yang diselenggarakan SKK Migas.

Dalam beberapa kegiatan IDWF, Tito Loho terlibat sebagai moderator maupun dalam penyusunan dan pengembangan materi serta sesi diskusi.

Pada persiapan IDWF 2025, pembahasan melibatkan Bapak Surya Widyantoro, perwakilan APMI, Pertamina Hulu Energi, fungsi pengadaan SKK Migas, Bank Mandiri, serta berbagai pemangku kepentingan industri.

Salah satu perhatian penting dalam forum adalah bagaimana program pemboran nasional dapat didukung oleh kemampuan perusahaan jasa pemboran, teknologi, peralatan, dan rantai pasok dalam negeri.

Pembahasan juga berkaitan dengan kesiapan kontraktor, kebutuhan pembiayaan, serta kemampuan perusahaan nasional untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemboran dan perawatan sumur.

Dengan demikian, IDWF menjadi wadah yang menghubungkan perencanaan kegiatan hulu migas dengan kemampuan industri pelaksananya.

MENGAPA EKOSISTEM PEMBORAN PERLU DIBAHAS SECARA MENYELURUH?
Kegiatan pemboran migas sering dipahami hanya sebagai pekerjaan rig untuk membuat sumur.

Padahal, pelaksanaan pemboran membutuhkan banyak pekerjaan yang saling berkaitan.

Sebelum pemboran dimulai, diperlukan persiapan lokasi, mobilisasi peralatan, pengadaan material, kesiapan tenaga ahli, serta dukungan logistik.

Saat pemboran berlangsung, dibutuhkan drilling fluids, cementing, directional drilling, logging, casing, peralatan pengendalian tekanan, inspeksi, dan layanan teknis lainnya.

Setelah sumur selesai dibor, masih terdapat kebutuhan completion, well testing, serta berbagai pekerjaan untuk mempersiapkan sumur berproduksi.

Sepanjang masa operasi sumur, kegiatan well services, workover, dan well intervention juga dapat diperlukan untuk mempertahankan atau memulihkan kinerja produksi.

Pada operasi offshore, kebutuhan tersebut bertambah dengan dukungan kapal, transportasi laut, fasilitas pelabuhan, pengangkutan personel, serta logistik lepas pantai.

Pada operasi onshore, kebutuhan mencakup trucking, crane, alat berat, rig moving, pergudangan, workshop, dan berbagai layanan lapangan.

APMI juga mengenal pengelompokan 21 subbidang usaha pemboran dan jasa penunjang, yang menggambarkan luasnya cakupan industri pendukung kegiatan tersebut.

Artinya, peluang dalam industri pemboran tidak hanya tersedia bagi kontraktor rig, tetapi juga bagi perusahaan engineering, supplier peralatan, manufaktur, workshop, logistik, marine services, dan penyedia teknologi.

RELEVANSI BAGI MEMBER TENDER INDONESIA
Bagi member TENDER INDONESIA, pemahaman terhadap ekosistem pemboran sangat penting untuk menentukan posisi perusahaan dalam rantai pasok.

Perusahaan supplier perlu mengetahui jenis peralatan yang dibutuhkan, spesifikasi teknis, standar kualitas, serta pihak yang melakukan pengadaan.

Perusahaan jasa perlu memahami jenis pekerjaan, kebutuhan personel, pengalaman operasional, dan persyaratan kualifikasi.

Perusahaan logistik perlu mengetahui lokasi proyek, jadwal mobilisasi, karakteristik peralatan, serta kebutuhan transportasi darat maupun laut.

Sementara penyedia teknologi perlu memahami persoalan operasional yang ingin diselesaikan, seperti efisiensi pemboran, pengurangan waktu tidak produktif, keselamatan, keandalan peralatan, atau peningkatan produktivitas sumur.

Karena itu, informasi mengenai program pemboran perlu dikembangkan menjadi pemetaan kebutuhan pekerjaan, teknologi, peralatan, jasa, dan perusahaan pelaksana.

Informasi tersebut akan lebih berguna bagi member dibandingkan sekadar mengetahui jumlah sumur yang direncanakan.

ARAH SINERGI & KOLABORASI KE DEPAN
Berangkat dari hubungan profesional yang telah terbentuk, TENDER INDONESIA merencanakan pengembangan forum diskusi bersama APMI, khususnya melalui Bapak Agus Sidiyanto, serta menjajaki keterlibatan SKK Migas melalui Bapak Surya Widyantoro dan perusahaan-perusahaan dalam Pertamina Group.

Forum ini akan diarahkan untuk membahas perkembangan kegiatan pemboran, kebutuhan teknologi dan peralatan, kesiapan kontraktor nasional, serta peluang penguatan rantai pasok migas Indonesia.

TENDER INDONESIA juga merencanakan forum-forum pendahuluan yang dapat dimanfaatkan member untuk membangun hubungan profesional, memperkenalkan kemampuan perusahaan, dan mendiskusikan persoalan industri secara lebih mendalam.

Hasil diskusi diharapkan dapat menjadi masukan untuk penyelenggaraan forum nasional, business matching, serta persiapan misi teknologi migas Indonesia–China ke ajang CIPPE Beijing, yang diselenggarakan Zhenwei Exhibition.

Dalam rencana tersebut, perusahaan Indonesia tidak hanya diajak melihat perkembangan teknologi, tetapi juga menyiapkan kebutuhan dan peluang kerja sama yang ingin dijajaki dengan perusahaan internasional.

Seluruh bentuk kerja sama dengan institusi dan penyelenggara terkait akan dikembangkan melalui koordinasi serta kesepakatan lebih lanjut.

KESIMPULAN
Pengalaman Bapak Surya Widyantoro dalam pemboran dan operasi sumur, hubungan profesional dengan Tito Loho melalui APMI, serta keterlibatan bersama dalam IDWF memberikan konteks yang kuat bagi pengembangan komunikasi industri pemboran nasional.

Bagi TENDER INDONESIA, hubungan tersebut menjadi salah satu landasan untuk memperluas pemahaman kebutuhan proyek, mempertemukan pelaku industri, dan mengembangkan forum yang menghasilkan peluang kolaborasi nyata.

Fokusnya bukan hanya pada siapa yang saling mengenal, tetapi persoalan industri apa yang perlu dibahas, kemampuan perusahaan apa yang dapat dilibatkan, dan tindak lanjut apa yang dapat dikerjakan bersama.

DRILLING INDUSTRY KNOWLEDGE → SUPPLY CHAIN MAPPING → INDUSTRY FORUM → TECHNOLOGY & BUSINESS COLLABORATION

TENDER INDONESIA — CONNECTING PEOPLE, PROJECTS, TECHNOLOGY & INDUSTRIAL OPPORTUNITIES.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com