RUBRIK VOLUME 136 :
 
o PROYEK MARITIM
o TENDER UPDATE SENIN
o TENDER UPDATE KAMIS
 
BUSINESS MATCHING
Menjelajah Peluang Proyek, Kebutuhan Teknologi, & Rantai Pasok Oil & Gas, Mining & Electric Mobility
Dalam kegiatan Innovation & Engineering Business Matching, TENDER INDONESIA mempertemukan para member dengan sejumlah perusahaan yang bergerak dalam sektor migas, pemboran, pertambangan, serta pengembangan kendaraan listrik.

Perusahaan yang terlibat:
• Elnusa Tbk
• Pertamina Drilling
• Antam Resourcindo
• Kalista — Indika Energy Group

Keempat perusahaan tersebut memiliki karakteristik kegiatan yang berbeda, sehingga membuka ruang eksplorasi kebutuhan produk, teknologi, engineering, dan jasa industri yang beragam. Melalui kegiatan ini, TENDER INDONESIA tidak hanya mempertemukan para pelaku usaha, tetapi juga membangun hubungan dengan para profesional dan tokoh industri untuk memahami kebutuhan bisnis serta menjajaki peluang kolaborasi bagi member.


1. ELNUSA TBK
OIL & GAS SERVICES
Elnusa merupakan perusahaan jasa energi yang memiliki kegiatan dalam mendukung operasi industri migas. Kebutuhan layanan di sektor ini berkaitan dengan berbagai tahapan kegiatan hulu migas, mulai dari survei dan pengumpulan data, layanan sumur, hingga dukungan kegiatan produksi. Karakteristik bisnis jasa migas menuntut kemampuan teknis, kesiapan peralatan, keandalan operasional, serta pemenuhan standar keselamatan.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Survey & data acquisition
• Well services equipment
• Production support equipment
• Mechanical & electrical equipment
• Instrumentation & control
• Oilfield chemicals
• Industrial spare parts
• Inspection & maintenance
• Engineering & technical services

Bagi member TENDER INDONESIA, pemahaman terhadap jenis layanan Elnusa penting untuk menentukan apakah produk atau jasa yang ditawarkan relevan dengan kebutuhan operasional maupun pengembangan bisnisnya. Peluang dapat berkaitan dengan pengadaan peralatan, material, jasa teknis, pemeliharaan, atau kerja sama layanan tertentu.


2. PERTAMINA DRILLING
DRILLING OPERATIONS & RIG SERVICES
Pertamina Drilling memiliki kegiatan utama dalam penyediaan jasa pemboran migas. Operasi pemboran memerlukan dukungan berbagai jenis peralatan, material, teknologi, serta layanan teknis yang harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keandalan tinggi. Kebutuhan pemboran juga berbeda menurut jenis rig, lokasi operasi, karakteristik sumur, serta ruang lingkup pekerjaan.


BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Drilling rig equipment
• Tubular goods & drilling tools
• Mud handling equipment
• Well control equipment
• Mechanical & rotating equipment
• Electrical & instrumentation
• Rig maintenance & overhaul
• Spare parts & consumables
• Inspection & certification
• Drilling operational support

Pemasok yang ingin memasuki sektor drilling perlu memahami spesifikasi teknis, standar keselamatan, sertifikasi, serta kemampuan dukungan operasional. Selain penyediaan barang, terdapat potensi kerja sama dalam bidang perawatan peralatan, fabrikasi komponen, perbaikan mesin, dan jasa teknis.

Bagi TENDER INDONESIA, hubungan dengan para praktisi pemboran juga penting untuk memperkaya pemahaman mengenai karakteristik kebutuhan industri migas.


3. ANTAM RESOURCINDO
MINING SUPPORT & EPC
Antam Resourcindo bergerak dalam ekosistem jasa dan kegiatan pendukung pertambangan. Industri pertambangan membutuhkan berbagai fasilitas, peralatan, serta pekerjaan engineering untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan infrastruktur. Kebutuhan tersebut dapat mencakup sistem mekanikal, kelistrikan, pengangkutan material, fabrikasi, serta pemeliharaan peralatan.

BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Mining equipment
• Material handling systems
• Conveyor & supporting equipment
• Mechanical equipment
• Electrical & control systems
• Steel structure & fabrication
• Industrial pumps & piping
• Engineering & construction
• Maintenance & operational support

Peluang bagi pemasok dan kontraktor perlu dipetakan berdasarkan kegiatan yang dijalankan, fasilitas yang digunakan, serta proyek yang sedang direncanakan atau dilaksanakan. Perusahaan yang memiliki kemampuan engineering, fabrikasi, instalasi, penyediaan peralatan, dan maintenance dapat mengeksplorasi kesesuaian kompetensinya dengan kebutuhan sektor ini.


4. KALISTA — INDIKA ENERGY GROUP
ELECTRIC MOBILITY
Kalista mengembangkan solusi kendaraan listrik untuk kebutuhan komersial dan industri. Ekosistem electric mobility tidak hanya berkaitan dengan pengadaan kendaraan listrik, tetapi juga membutuhkan infrastruktur pengisian daya, sistem kelistrikan, pengelolaan armada, serta dukungan operasi dan pemeliharaan.


BIDANG KEBUTUHAN YANG RELEVAN:
• Electric vehicle fleet
• Charging infrastructure
• Electrical installation
• Power distribution equipment
• Battery systems
• Fleet management technology
• Workshop equipment
• Vehicle maintenance
• After-sales services
• Supporting infrastructure

Pengembangan kendaraan listrik untuk kebutuhan industri dan komersial membuka kemungkinan kerja sama antara penyedia kendaraan, perusahaan teknologi, kontraktor elektrikal, serta penyedia layanan operasional. Bagi member TENDER INDONESIA, peluang tidak hanya terbatas pada penjualan peralatan, tetapi juga dapat berupa instalasi, pengembangan infrastruktur, maintenance, dan kolaborasi penyediaan solusi.


PEMETAAN PELUANG BAGI MEMBER
Dari keempat perusahaan tersebut, terdapat beberapa kelompok kompetensi yang relevan untuk dijajaki.


A. INDUSTRIAL EQUIPMENT & MATERIAL
Penyediaan peralatan mekanikal, elektrikal, instrumentasi, material industri, komponen, dan spare parts.

B. ENGINEERING & CONSTRUCTION
Jasa engineering, instalasi, konstruksi, fabrikasi, dan pengembangan fasilitas pendukung industri.

C. MAINTENANCE, REPAIR & OVERHAUL
Perawatan peralatan migas, rig, mesin industri, fasilitas pertambangan, dan sistem kendaraan listrik.

D. TECHNOLOGY & AUTOMATION
Sistem monitoring, instrumentasi, automation, digital solutions, dan teknologi peningkatan efisiensi operasi.

E. INDUSTRIAL SUPPORT SERVICES
Inspection, testing, certification, technical services, workshop support, dan jasa pendukung operasional.

F. TECHNOLOGY COLLABORATION
Peluang pengembangan atau penerapan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas, keandalan, efisiensi biaya, dan kualitas operasi.





KEKUATAN TENDER INDONESIA:
SUBSTANSI INDUSTRI & SILATURAHMI
Salah satu nilai penting dari kegiatan business matching ini adalah kesempatan membangun dan memelihara hubungan dengan para pimpinan, profesional, engineer, dan praktisi industri.

Hubungan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperluas jaringan perkenalan.
Melalui diskusi mengenai kegiatan perusahaan, karakteristik operasi, dan kebutuhan teknologi, TENDER INDONESIA juga terus memperdalam pemahaman terhadap substansi industri.
Kombinasi antara pengetahuan industri dan hubungan profesional menjadi modal penting dalam membantu member menjajaki peluang bisnis.

TENDER INDONESIA berupaya mengenali:
• Perusahaan dan bidang kegiatan industrinya.
• Para profesional dan pihak yang relevan dalam ekosistem proyek.
• Karakteristik kebutuhan teknologi, produk, dan jasa.
• Kompetensi member yang berpotensi memenuhi kebutuhan tersebut.
• Kemungkinan komunikasi dan kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.


DARI SILATURAHMI MENUJU BUSINESS MATCHING
Melalui hubungan yang terus dibangun dengan para pelaku industri, TENDER INDONESIA dapat membantu member memperluas akses komunikasi dengan perusahaan yang relevan.

Bentuk tindak lanjut dapat mencakup:
• Pengenalan profil dan kompetensi member.
• Pertemuan dengan calon pengguna atau mitra bisnis.
• Technical presentation.
• Diskusi kebutuhan produk dan jasa.
• Penjajakan kolaborasi teknologi.
• Informasi persyaratan dan mekanisme vendor.
• Business matching dan komunikasi lanjutan.

Tentu, setiap peluang pengadaan tetap harus dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan aktual, persyaratan teknis, serta mekanisme procurement masing-masing perusahaan.


NILAI BAGI PARA MEMBER
Kegiatan ini memperlihatkan bagaimana TENDER INDONESIA terus mengembangkan kemampuan untuk:
1. Memahami perkembangan proyek dan industri.
2. Membangun silaturahmi dengan para tokoh dan pelaku industri.
3. Mengenali kebutuhan teknologi, engineering, produk, dan jasa.
4. Menghubungkan kompetensi member dengan kebutuhan industri yang relevan.
5. Memfasilitasi networking dan business matching sebagai langkah awal pengembangan peluang bisnis.

Dengan demikian, hubungan yang terbangun melalui kegiatan forum dan business matching dapat terus dikembangkan menjadi komunikasi serta penjajakan kerja sama yang lebih konkret.

FROM PROJECT INFORMATION
TO REAL BUSINESS OPPORTUNITIES

TENDER INDONESIA
INFO • DATA • ANALISA
NETWORKING • BUSINESS MATCHING
www.Tender-Indonesia.com

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com