Agenda ekspansi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) difokuskan pada perluasan konektivitas internasional dan penguatan infrastruktur logistik penyeberangan. Berikut adalah poin-poin utama strategi dan target ekspansi ASDP:
Layanan RoRo Internasional Batam–Johor (Target 2027): ASDP menargetkan pengoperasian rute kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) internasional yang menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor di Johor, Malaysia, pada pertengahan 2027. Rute sepanjang 27 mil laut ini dirancang untuk memperkuat logistik lintas batas antara Indonesia dan Malaysia. Investasi Rp23,49 Triliun hingga 2030: Untuk mendukung rencana jangka panjang hingga tahun 2030, ASDP mengalokasikan total investasi jumbo sebesar Rp23,49 triliun.
Pembangunan 46 Kapal Baru: Dana investasi tersebut salah satunya akan digunakan untuk membangun 46 unit kapal baru. Alokasinya mencakup 18 unit untuk layanan feri jarak jauh (long distance ferry), 15 unit untuk memperkuat lintasan yang sudah ada (existing), dan 13 unit untuk peremajaan armada tua.
55 Proyek di 35 Pelabuhan: ASDP juga mengagendakan 55 proyek pembangunan di 35 pelabuhan penyeberangan. Proyek ini meliputi revitalisasi fasilitas, pengembangan pelabuhan baru, kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas dermaga vital seperti di lintas Ketapang–Gilimanuk.