RUBRIK VOLUME 136 :
 
o PROYEK MARITIM
o TENDER UPDATE SENIN
o TENDER UPDATE KAMIS
 
SINERGI & KOLABORASI
Four Innovation Competitions 2026
Mengembangkan Kemampuan Inovasi dari Usia Belia hingga Engineer Industri

TENDER ACADEMY by TENDER INDONESIA
Bersama FSII – Forum Sinergi Inovasi Industri, World Business Plan Organization (WBPO), dan berbagai mitra penyelenggara.


Pada penghujung 2026, TENDER ACADEMY mengembangkan empat agenda kompetisi yang menjangkau berbagai jenjang peserta, mulai dari anak-anak, siswa SMA/SMK, mahasiswa, hingga engineer dan profesional perusahaan.



Keempat kompetisi memiliki bidang dan pendekatan berbeda. Namun, semuanya diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memahami teknologi, mengidentifikasi persoalan, merancang solusi, serta mempresentasikan gagasan secara sistematis. Program kompetisi ini merupakan bagian dari pengembangan TECHNOPRENEURSHIP yang menghubungkan pendidikan, teknologi, inovasi, dan kebutuhan industri.



1. INTERNATIONAL BRILLIANT KIDS COMPETITION & FESTIVAL AT IMBEX
Minggu, 29 November 2026
15.00–17.00 WIB | JICC GBK Senayan, Jakarta

Kompetisi ini diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan IMBEX bersama REED, penyelenggara pameran internasional. Sasaran utamanya adalah anak-anak usia dini dan sekolah dasar, dengan kategori kompetisi yang dirancang untuk usia 6, 7, dan 8 tahun. Kompetisi menekankan pengembangan Critical Thinking, Mathematics, dan Science. Peserta tidak hanya diuji dalam kemampuan menjawab soal, tetapi juga diarahkan untuk membangun keberanian menjelaskan pemikiran dan mempresentasikan jawaban secara sederhana.

Tahapan kompetisi:
- Online Round: peserta mengikuti penilaian Critical Thinking Math & Science. Penghargaan Bronze, Silver, atau Gold diberikan berdasarkan pencapaian skor.
- Offline Final: peserta terbaik dari masing-masing kelompok usia mempresentasikan pemikiran atau penyelesaian soal selama sekitar lima menit di panggung IMBEX.
- Recognition: penyerahan medali dan pengakuan atas pencapaian peserta dalam kegiatan internasional tersebut.

Materi dan presentasi menggunakan pendekatan bilingual, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kompetensi yang dikembangkan: penalaran logis, pemecahan masalah, kemampuan matematika dan sains dasar, komunikasi, serta kepercayaan diri. Kompetisi ini merupakan tahap awal pengembangan kemampuan inovasi. Anak-anak dibiasakan memahami persoalan, mencari jawaban, dan menjelaskan alasan di balik jawabannya.






2. INDONESIA YOUTH AGRO INNOVATION COMPETITION 2026
Jumat, 6 November 2026
INDOGRITECH 2026 | ICE BSD
Tema: YOUTH INNOVATION FOR FOOD SECURITY & SELF-SUFFICIENCY

Kompetisi ini dikembangkan bersama mitra kegiatan, dengan dukungan BRMP Kementerian Pertanian, untuk mendorong inovasi di bidang pertanian, pengolahan pangan, dan pengembangan nilai tambah komoditas. Peserta mencakup siswa SMA/SMK, mahasiswa, dan masyarakat umum. Setiap tim dapat beranggotakan maksimal tiga orang.

Bidang inovasi meliputi:
1. Urban Farming
2. Hydroponic Development
3. Smart Farming
4. Organic Fertilizer
5. Modern Agriculture
6. Agri-IoT & Digital Technology
7. Post-Harvest Technology
8. Food Processing
9. Agro Downstreaming
10. Waste-to-Value

Kompetisi tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat memperbaiki produktivitas, kualitas, efisiensi, pengolahan pascapanen, dan nilai ekonomi produk pertanian.

Contoh penerapan inovasi:
Pada budidaya, peserta dapat mengembangkan sistem irigasi berbasis sensor kelembapan, otomasi hidroponik, atau pemantauan kondisi tanaman melalui IoT.
Pada pascapanen, inovasi dapat berupa teknologi pengeringan, sortasi, penyimpanan, dan pengemasan untuk mengurangi kehilangan hasil.
Pada hilirisasi, peserta dapat mengembangkan teknologi pengolahan komoditas menjadi produk pangan, bahan baku industri, atau produk bernilai tambah lainnya.
Pada pemanfaatan limbah, inovasi dapat diarahkan pada pupuk organik, pakan, biomassa, atau produk turunan yang layak secara teknis dan ekonomis.
Kompetensi yang dikembangkan: identifikasi masalah pertanian, penerapan teknologi, pengembangan prototipe atau konsep solusi, analisis manfaat, serta perencanaan implementasi.

Kompetisi ini diharapkan menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan petani, pelaku usaha pangan, industri pengolahan, dan pengembangan ketahanan pangan Indonesia.


3. INDONESIA – CHINA VALUE CREATION CHALLENGE 2026
24 November 2026
China Homelife Indonesia Expo | JIExpo Kemayoran, Jakarta


Tema: PICK YOUR COMMODITY & ADD VALUE FOR IT
Kompetisi ini mengajak peserta mempelajari bagaimana komoditas Indonesia dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui pemanfaatan teknologi China. Peserta tidak diminta sekadar mengusulkan produk baru. Mereka perlu memahami komoditas yang dipilih, masalah pengolahannya, teknologi yang tersedia, contoh penerapan di negara lain, potensi pasar, serta kelayakan rencana bisnis.


Komponen utama penilaian gagasan meliputi:
1. Pemilihan komoditas Indonesia dan identifikasi potensi pasarnya.
2. Penjelasan masalah atau keterbatasan pengolahan yang ada.
3. Identifikasi teknologi China yang relevan.
4. Referensi penerapan teknologi atau studi kasus di negara lain.
5. Konsep proses produksi dan produk akhir.
6. Kebutuhan bahan baku, investasi, dan mitra pelaksana.
7. Strategi pemasaran dan pengembangan nilai tambah.
8. Kelayakan implementasi dan Business Plan.


Contoh studi kasus:

Komoditas porang dapat dikaji untuk pengembangan industri pemurnian glukomanan. Peserta perlu membandingkan penjualan umbi atau tepung porang dengan peluang pengolahan lanjutan menjadi glukomanan berkualitas sesuai spesifikasi pasar. Kajian mencakup pilihan teknologi ekstraksi dan pemurnian, kebutuhan fasilitas produksi, pengendalian mutu, serta calon pengguna produk. Contoh lainnya adalah kelapa, yang dapat dikembangkan menjadi produk minyak, santan industri, karbon aktif, serat, dan bahan baku industri lainnya. 



Tahapan kompetisi: seleksi dan presentasi secara online, dilanjutkan presentasi peserta terpilih pada National Round di JIExpo Kemayoran. Kompetisi ini memberikan kesempatan memperoleh rekognisi serta membangun hubungan dengan penyedia teknologi dan calon mitra industri. Kompetensi yang dikembangkan: technology sourcing, technology assessment, pemahaman hilirisasi, studi kelayakan, pengembangan nilai tambah, dan Business Plan.



4. ENERGY TRANSITION INNOVATION CHALLENGE
Rencana International Round: EP Shanghai — Electric Power Exhibition, Shanghai, China

Kompetisi ini diarahkan untuk mengembangkan inovasi di bidang kelistrikan, efisiensi energi, energi terbarukan, serta teknologi pendukung transisi energi.


Bidang kajian dapat mencakup:
- Pembangkit listrik tenaga surya, angin, air, dan panas bumi.
- Energy Storage System dan Battery Energy Storage System.
- Smart Grid, digital monitoring, dan otomasi sistem kelistrikan.
- Efisiensi energi pada fasilitas industri dan bangunan.
- Elektrifikasi proses industri.
- Integrasi energi terbarukan dengan sistem kelistrikan.
- Teknologi pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi pembangkit.


Contoh studi kasus:
Sebuah kawasan industri ingin mengurangi biaya energi dan emisi melalui kombinasi PLTS atap, battery energy storage, dan sistem pengelolaan energi. Peserta perlu menganalisis profil konsumsi listrik, kebutuhan daya, potensi pembangkitan surya, kapasitas penyimpanan, investasi, serta manfaat operasional.

Contoh lain adalah peningkatan efisiensi energi pada fasilitas industri melalui penggantian motor listrik, penggunaan variable frequency drive, pemanfaatan panas buang, atau sistem monitoring energi. Peserta perlu menjelaskan dasar teknis solusi dan memperkirakan manfaatnya terhadap konsumsi energi maupun biaya operasional.

Kompetisi ini relevan bagi mahasiswa teknik, peneliti, engineer, profesional kelistrikan, dan pengembang teknologi energi.
Kompetensi yang dikembangkan: analisis kebutuhan energi, pemilihan teknologi, evaluasi kinerja, estimasi keekonomian, dan penyusunan rencana implementasi. Rencana tahapan internasional di EP Shanghai membuka peluang peserta memperkenalkan inovasinya kepada komunitas industri kelistrikan dan penyedia teknologi global. Jadwal, mekanisme seleksi, dan bentuk rekognisi kompetisi Energy Transition mengikuti ketentuan penyelenggaraan yang akan ditetapkan.







SATU EKOSISTEM, BERBAGAI TINGKAT KEMAMPUAN
Keempat kompetisi dirancang untuk menjangkau kelompok peserta dengan tingkat kemampuan berbeda.

Anak usia dini dan sekolah dasar: membangun penalaran, kemampuan sains dasar, dan keberanian menyampaikan pemikiran.
Siswa SMA/SMK: mengembangkan kemampuan memahami masalah, mengenali teknologi, dan merancang solusi inovatif.
Mahasiswa dan peneliti: mengembangkan analisis teknis, studi kasus, prototipe, kelayakan teknologi, dan Business Plan.
Engineer dan profesional industri: menghubungkan inovasi dengan kebutuhan proyek, standar teknis, investasi, efisiensi, serta implementasi industri.

Dengan pendekatan ini, pengembangan Technopreneurship tidak dibatasi oleh usia maupun jenjang pendidikan, tetapi disesuaikan dengan kesiapan dan kemampuan masing-masing kelompok.






PERAN TENDER ACADEMY DAN WBPO
TENDER ACADEMY berperan dalam pengembangan materi pembelajaran, pendampingan, dan kegiatan kompetisi bersama mitra. World Business Plan Organization (WBPO) menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong pengembangan kemampuan menyusun dan mempresentasikan Business Plan, termasuk melalui jalur rekognisi nasional maupun internasional.
Melalui jaringan TENDER INDONESIA dan FSII, gagasan inovasi yang relevan dapat dijajaki lebih lanjut dengan penyedia teknologi, perusahaan engineering, pemilik proyek, institusi pendidikan, dan calon mitra usaha. Namun, keikutsertaan maupun kemenangan dalam kompetisi tidak otomatis menjamin suatu inovasi dapat dikomersialkan. Diperlukan pengujian teknis, validasi pasar, analisis kelayakan, pendanaan, dan mitra pelaksanaan.


KESIMPULAN
Empat kompetisi penghujung 2026 ini merupakan rangkaian kegiatan yang mempertemukan pendidikan, inovasi, teknologi, dan pengembangan Business Plan. Mulai dari Critical Thinking Math & Science bagi anak-anak, inovasi pertanian dan pangan, hilirisasi komoditas melalui teknologi China, hingga teknologi transisi energi bagi kalangan teknik dan industri.

Melalui kegiatan ini, TENDER ACADEMY ingin memperluas kesempatan bagi insan Indonesia untuk terus mengembangkan kemampuan inovasi sesuai bidang dan tingkat keahliannya.

FROM YOUNG INNOVATORS TO FUTURE INDUSTRIAL TECHNOLOGY LEADERS.

DARI IDE DAN TEKNOLOGI MENUJU NILAI TAMBAH INDUSTRI INDONESIA.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com