RUBRIK VOLUME 136 :
 
o PROYEK MARITIM
o TENDER UPDATE SENIN
o TENDER UPDATE KAMIS
 
SINERGI & KOLABORASI
Indonesia Industrial Strategic Mission For Enhancement
Dari Kolaborasi, Teknologi & Inovasi Menuju Penguatan Industri Nasional
Dalam berbagai aktivitas dan pertemuan yang saya lakukan, saya semakin melihat bahwa peluang besar sering kali tidak lahir dari satu pertemuan atau satu pihak saja. Peluang justru muncul ketika hubungan, pengalaman, program, teknologi, jaringan, dan kebutuhan industri yang sebelumnya sudah ada mulai kita hubungkan menjadi sebuah ekosistem kolaborasi.

Salah satu yang menarik adalah hubungan TENDER INDONESIA / Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) dengan Direktorat Riset dan Inovasi Berdampak Tinggi Universitas Indonesia.
Direktorat ini memiliki berbagai program pengembangan inovasi, termasuk Technopreneur, yang menarik karena dapat menjadi jembatan antara riset, inovasi, kewirausahaan, dan kebutuhan nyata industri.
Hubungan kami dengan Universitas Indonesia sendiri telah berkembang melalui berbagai kegiatan. Bersama Dr. Chairul Hudaya, Direktur Riset dan Inovasi Berdampak Tinggi UI, kami telah beberapa kali membangun kolaborasi. Demikian pula keterhubungan dengan Prof. Hamdi Muluk, Wakil Rektor UI, dalam berbagai kegiatan sebelumnya.
Jejak hubungan tersebut juga berkembang melalui berbagai kegiatan Indonesia–China, mulai dari penerimaan delegasi universitas dari China hingga penyelenggaraan forum Chemical Technology & Equipment di kampus UI yang mempertemukan kampus, industri, stakeholder Indonesia, serta delegasi China.

JAWA BARAT MEMBUKA KOLABORASI YANG LEBIH LUAS
Posisi UI di Depok sekaligus membuka hubungan yang menarik dengan ekosistem industri Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut saya bertemu Arif Mochamad dari Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Barat. Dari sinilah pembicaraan berkembang mengenai kawasan industri, pengembangan industri, inovasi, serta peluang peningkatan kemampuan industri Jawa Barat.
Hubungan tersebut juga tidak berdiri sendiri.
TENDER INDONESIA / FSII sebelumnya telah membangun hubungan dengan Kawasan REBANA serta pernah diundang dalam Subang Investment Day untuk melihat perkembangan kawasan, industri dan peluang investasi di Kabupaten Subang.
Jika seluruh hubungan tersebut disatukan, mulai terlihat sebuah ekosistem:

UNIVERSITAS & RISET
↓
PEMERINTAH DAERAH
↓
KAWASAN INDUSTRI
↓
PELAKU INDUSTRI
↓
TECHNOLOGY & SOLUTION PROVIDER
↓
MARKET & INVESTMENT

Dari sinilah muncul gagasan yang lebih besar.

INDONESIA INDUSTRIAL STRATEGIC MISSION FOR ENHANCEMENT
Indonesia memiliki banyak industri yang sebenarnya terus melakukan peningkatan kemampuan.
Yang sebelumnya manual, mulai menuju automation.
Yang sebelumnya menggunakan mesin konvensional, mulai menggunakan robotics.
Yang sebelumnya mengandalkan proses tradisional, mulai menggunakan digital technology, data dan AI.
Yang sebelumnya menghasilkan produk standar, mulai mengembangkan higher value-added products.
Transformasi seperti inilah yang ingin kita temukan, kunjungi, pelajari dan apresiasi.

Program ini karena itu bukan sekadar factory visit.
SEE → LEARN → VALIDATE → RECOGNIZE → CONNECT → ENHANCE

Kita melihat langsung perubahan yang telah dilakukan industri, berdiskusi mengenai proses transformasinya, memahami teknologi yang digunakan, dan melihat dampaknya terhadap productivity, quality, efficiency, sustainability dan value added.
Industri yang menunjukkan peningkatan nyata dapat memperoleh:

INDUSTRIAL ENHANCEMENT ACHIEVEMENT
Recognition of Proven Industrial Productivity & Quality Improvement
Namun recognition bukan tujuan akhirnya.

MEMBUKA NEXT OPPORTUNITY
Setiap industri yang sudah melakukan enhancement hampir selalu masih mempunyai next challenge.
Mungkin masih terdapat proses manual.
Mungkin membutuhkan mesin baru.
Mungkin membutuhkan robotics, automation, AI, sensor, industrial software, energy efficiency, new material, testing ataupun teknologi produksi yang lebih maju.

Di sinilah member TENDER INDONESIA dapat ikut mengambil peran.
Supplier, engineering company, technology provider, automation company, robotic integrator, AI provider, machinery company maupun raw-material supplier dapat diperkenalkan kepada kebutuhan nyata yang ditemukan di lapangan.

Mereka bukan sekadar datang menawarkan produk.
Mereka hadir sebagai:
SOLUTION PROVIDER FOR THE NEXT INDUSTRIAL ENHANCEMENT.
Pada sisi lainnya, potential buyer dan market juga dapat diajak mengenal perusahaan Indonesia yang telah berhasil meningkatkan kualitas, produktivitas dan kemampuan produknya.

Dengan demikian satu kegiatan dapat mempertemukan:
INDUSTRY × TECHNOLOGY × INNOVATION × SUPPLIER × MARKET × INVESTMENT

INDONESIA × CHINA: FROM TECHNOLOGY TO REAL IMPLEMENTATION
Melalui jejaring internasional dan agenda International Industrial Week, terbuka pula peluang untuk mencari teknologi, machinery, automation, robotics, AI, raw material dan berbagai industrial solutions dari China yang relevan bagi kebutuhan industri Indonesia.
Tetapi misinya bukan sekadar melihat kemajuan industri China.

Pertanyaannya adalah:
Teknologi apa yang dapat diadopsi Indonesia?
Industri mana yang membutuhkannya?
Bagaimana teknologi tersebut dapat diimplementasikan?
Apakah implementasinya meningkatkan productivity, quality dan value added?
Bisakah peningkatan tersebut melahirkan produk dan pasar baru?
Bisakah kemudian berkembang menjadi investasi dan kapasitas industri baru?

Karena itu perjalanan yang ingin kita bangun adalah:
SEE → MATCH → ADOPT → IMPLEMENT → ENHANCE → MARKET → INVEST → SCALE

Inilah semangat Indonesia Industrial Strategic Mission for Enhancement.
Bukan sekadar kunjungan industri.
Bukan sekadar penghargaan.
Bukan sekadar business matching.
Tetapi membangun sebuah perjalanan kolaborasi untuk:

BRINGING INDONESIAN INDUSTRY TO THE NEXT LEVEL

RAG OPPORTUNITY MAP

TOPICS:
Industrial Enhancement | Manufacturing | Technopreneur | Automation | Robotics | AI | Digitalization | Industrial Technology | Raw Material | Value Added | Indonesia–China Industrial Collaboration

ECOSYSTEM:
TENDER INDONESIA | FSII | Universitas Indonesia | Direktorat Riset dan Inovasi Berdampak Tinggi | Dinas Perindustrian Jawa Barat | REBANA | Subang | Kawasan Industri | Pelaku Industri | China Industrial & Technology Ecosystem

KEY PEOPLE / RELATIONSHIP NODES:
Tito Loho | Dr. Chairul Hudaya | Prof. Hamdi Muluk | Arif Mochamad

PROGRAM CONNECTION:
Indonesia Industrial Strategic Mission for Enhancement | Industrial Visit | Industrial Enhancement Achievement | Technology Matching | Business Matching | Technopreneur | China Industrial & Technology Mission

MEMBER OPPORTUNITY:
Technology Provider | Automation & Robotics | AI & Digital Solution | Machinery | Raw Material | Engineering | Industrial Services | Investor | Potential Buyer | Market Partner

POSSIBLE MEMBER ACTIVATION:
Join Industrial Visit | Introduce Technology | Present Solution | Business Matching | Technology Collaboration | Market Introduction | Investment Collaboration | Become Potential Buyer

BIG THING POTENTIAL:
INDONESIA–CHINA TECHNOLOGY & INDUSTRIAL COLLABORATION
↓
Technology & Raw Material Identification
↓
Matching with Indonesian Industry
↓
Technology Adoption & Implementation
↓
Productivity & Quality Enhancement
↓
Higher Value-Added Products
↓
Market Expansion
↓
New Investment
↓
Replication Across Industrial Ecosystems

TITO'S OBSERVATION
“Kekuatan networking bukan sekadar pada berapa banyak orang yang kita kenal. Nilainya muncul ketika knowledge, people, technology, program dan market dapat kita hubungkan menjadi kolaborasi nyata yang meningkatkan kemampuan industri Indonesia.”

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com