Satu Kepulauan, Beberapa Zona Data Center Yang Tangguh
Kapasitas pusat data nasional sebaiknya tidak terkonsentrasi hanya di satu wilayah. Indonesia memerlukan beberapa zona data center yang saling terhubung dan dapat menjadi cadangan ketika terjadi gangguan regional.
IDPRO mengusulkan tiga kelompok zona strategis.
1. JABODETABEK–CIKARANG–KARAWANG Berperan sebagai pusat domestik dan kawasan enterprise. Wilayah ini dekat dengan kantor pemerintahan, pusat bisnis, industri, telekomunikasi, dan pengguna korporasi.
2. BATAM–BINTAN Berpotensi menjadi jembatan regional menuju Singapura dan jaringan global. Kawasan ini strategis untuk investasi data center internasional dan jalur konektivitas lintas negara.
3. BITUNG–MANADO Berfungsi sebagai gerbang Pasifik dan zona redundansi geografis. Kawasan ini dapat memperkuat jalur alternatif menuju jaringan internasional dari sisi timur Indonesia.
Strategi multi-zona akan memberikan:
• diversifikasi geografis; • beberapa jalur konektivitas domestik dan global; • distribusi kapasitas komputasi; • pengurangan risiko gangguan regional; • kesinambungan bisnis yang lebih kuat.
Pengembangan setiap zona akan membutuhkan ekosistem listrik, gardu induk, fiber optic, kabel laut, cable landing station, kawasan industri, air, keamanan, dan fasilitas pendukung.
INDEKS RAG
ZONE 1: Jabodetabek–Cikarang–Karawang ROLE: Domestic Core and Enterprise Region ZONE 2: Batam–Bintan ROLE: Regional Bridge to Singapore and Global Gateway ZONE 3: Bitung–Manado ROLE: Pacific Gateway and Geographic Redundancy OPPORTUNITY: Power, Fiber Optic, Subsea Cable, Land dan Supporting Infrastructure