RUBRIK VOLUME 127 :
 
o PROYEK TELEKOMUNIKASI
o PROYEK KELISTRIKAN
 
ACADEMY
Peluang Bagi Supply Peralatan & Teknologi Ke Industri Kimia Hulu
Direktorat Industri Kimia Hulu membina:
36 KBLI dengan cakupan 1.103 kode HS produk

Cakupannya sangat luas dan terbagi menjadi beberapa kelompok yakni :

1. Industri kimia organik
Mencakup 471 kode HS, antara lain:
Kimia organik berbasis hasil pertanian
Kimia organik berbasis minyak bumi, gas bumi dan batubara
Bahan kimia khusus
Produk kimia organik lainnya
Kelompok kimia organik ini menjadi basis petrokimia, plastik, tekstil sintetis, bahan farmasi, pelarut, cat dan berbagai produk industri.


2. Industri kimia anorganik
Mencakup 201 kode HS, seperti:
Klor dan alkali
Soda kaustik
Asam dan senyawa anorganik
Bahan pengolahan air
Mineral dan garam industri
Produk kimia anorganik ini banyak digunakan pada pengolahan air, sanitasi, pupuk, pertambangan, logam, kaca, pulp-kertas dan konstruksi.

3. Industri pupuk
Mencakup pupuk:
Alam dan nonsintetis
Urea dan pupuk nitrogen
Pupuk tunggal
Pupuk majemuk
Pupuk campuran
Pupuk hara sekunder
Pupuk pelengkap
Media tanam
Pembenah tanah
Zat pengatur tumbuh

4. Kelompok kimia lainnya
Resin sintetis dan bahan baku plastik
Bahan baku obat
Produk berbasis batubara
Bahan peledak
Gas industri
Pestisida
Pigmen dan zat warna
Karet sintetis
Produk kilang minyak
Garam industri
Radioisotop
Elemen bakar uranium
Uap, air panas dan udara dingin
Kompos organik

Hal ini memperlihatkan bahwa industri kimia hulu memiliki keterkaitan langsung dengan hampir semua sektor industri TENDER INDONESIA.


Mengenai arah kebijakan pemerintah ke depan adalah menggeser pemanfaatan minyak, gas dan batubara dari sekadar bahan bakar menjadi bahan baku industri bernilai tambah tinggi.

Minyak Bumi, Gas Alam, dan Batubara, semuanya mengandung unsur karbon dan hidrogen yang dapat diolah menjadi bahan kimia dasar dan kemudian diturunkan menjadi ribuan produk bernilai tinggi.

Maka fokus studi  inovasi, kajian investasi, dan kerjasama pengembangan industri hilirisasi juga mencakup kepada tiga komoditas tsb.

Fokus untuk yang berbasis minyak dan batubara :
1. Pengembangan kilang petrokimia berbasis naphtha dan LPG
2. Produksi olefin, aromatik dan bahan kimia turunannya
3. Pembangunan industri yang terintegrasi dengan kilang
4. Pengembangan gasifikasi batubara
5. Produksi metanol, amonia dan bahan kimia berbasis syngas

Fokus untuk yang berbasis gas bumi :
1. Pengembangan jalur kimia C1
2. Produksi metanol
3. Produksi amonia
4. Produksi hidrogen
5. Pengembangan bahan baku pupuk
6. Pengembangan bahan kimia berbasis gas


Insight strategis dari industri kimia hulu bagi bisnis pra member TENDER INDONESIA adalah :
1. Industri kimia hulu merupakan simpul lintas sektor
Industri ini menghubungkan:
migas dan batubara → petrokimia → pupuk, farmasi, plastik, tekstil, konstruksi, otomotif dan consumer goods.
Karena itu, satu investasi kimia dasar dapat menciptakan peluang supply bagi banyak kelompok member TENDER INDONESIA.

2. Peluang terbesar berada pada simpul defisit beberapa komoditas kimia di antaranya :
Garam industri
Soda ash
Bahan baku obat
Monomer
Resin sintetis

Area tersebut potensial untuk investasi baru, kemitraan teknologi, substitusi impor dan pembangunan fasilitas produksi.

3. Kebutuhan proyek tidak terbatas pada mesin proses
Peluang supplynperalatan dan perlengkapan mencakup:
EPC dan konstruksi fasilitas
Pipa, valve, pompa dan compressor
Tangki dan pressure vessel
Heat exchanger dan boiler
Instrumentasi, analyzer dan control system
Electrical, panel dan motor
Material tahan korosi
Laboratorium dan pengujian
Process safety dan fire protection
Water treatment dan waste treatment
Maintenance, turnaround dan inspection
Teknologi efisiensi energi dan dekarbonisasi

4. Pasar berulangnya sangat menarik
Setelah pabrik selesai dibangun, kebutuhan operasional pabrik kimia  berlanjut melalui:
Spare part
Catalyst
Chemical treatment
Lubricant
APD
Kalibrasi
NDT
Overhaul
Shutdown dan turnaround
Pengolahan limbah
Pelatihan keselamatan

Ini menjadikan industri kimia menarik bagi supplier yang mengejar kontrak rutin dan hubungan jangka panjang, bukan hanya satu proyek EPC.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com