Kolaborasi Bersama Pusat Penelitian & Pengembangan PLN (Puslitbang)
Kinerja Puslitbang PLN sudah memasuki fase komersialisasi Bukan sekedar ide dan prototipe tapi beberapa sudah diproduksi massal.
Capaian kumulatif produk inovasi PUSLITBANG PLN mencapai 8.417 total unit terproduksi Berasal dari sekitar 20 jenis produk inovasi Menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp 218,1 miliar
Produk dengan kontribusi nilai tertinggi adalah: 1. PMCB Disebut sebagai kontributor nilai tertinggi Nilainya sekitar Rp136,3 miliar
2. Delta Step Blot Menjadi produk dengan volume terbanyak Telah diproduksi sebanyak 3.261 unit Nilai yang terlihat sekitar Rp1,404 miliar
3. SUPER-SUN Diproduksi sekitar 1.288 unit MQ Reader Diproduksi sekitar 1.202 unit
3. MISTER P2TL Produk inovasi teknis yang ditujukan untuk mendukung efisiensi aktivitas lapangan, khususnya terkait pelaksanaan dan pengawasan P2TL.
Data ini membuktikan bahwa inovasi PLN sudah melewati tahap eksperimental dan mulai menghasilkan produk dalam skala nyata.
Inovasi PLN Puslitbang banyak yang sudah terkomersialisasi diantaranya adalah SuperSUN. SuperSUN merupakan solusi penyediaan listrik berbasis tenaga surya untuk kawasan terpencil, khususnya wilayah 3T. Sistem ini menggabungkan: 1. Pembangkit listrik tenaga surya 2. Penyimpanan energi atau baterai 3. Meter prabayar bawaan 4. Sistem pemantauan dan pengendalian jarak jauh
Karakteristik utamanya: Bersih dan lebih ramah lingkungan Menjangkau lokasi yang sulit terhubung dengan jaringan PLN Cocok untuk rumah tangga di kawasan terpencil Mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil Memungkinkan pengawasan operasi secara jarak jauh
Informasi implementasi yang ditampilkan: Produksi : PLN Pusharlis UP2W III Bandung Pilot project: sekitar 30 unit Implementasi: sekitar 1.200 unit di wilayah Sulawesi Pelanggan: Kementerian ESDM, pemerintah daerah dan PLN Group
Nilai produk yang ditampilkan: sekitar Rp 1,39 miliar SuperSUN menunjukkan bahwa inovasi internal PLN dapat digunakan untuk mendukung elektrifikasi nasional sekaligus menciptakan peluang produksi dan rantai pasok.
Inovasi lainnya yakni Powerbank PLN. Powerbank PLN merupakan layanan kelistrikan bergerak yang menggabungkan: Unit Gardu Bergerak atau UGB Uninterruptible Power Supply atau UPS
Fungsinya adalah menyediakan pasokan listrik yang Stabil, Andal, Bebas padam, dan Dapat dipindahkan Cocok untuk kebutuhan sementara atau event khusus dengan keunggulan memiliki kapasitas cadangan listrik yang besar
Pengguna potensial: Event dan pameran Proyek konstruksi Industri Rumah sakit Pusat data Kegiatan pemerintahan Lokasi dengan kebutuhan listrik kritis Kondisi darurat.
Powerbank juga diposisikan sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan genset berbahan bakar fosil. Nilai strategisnya bukan hanya pasokan listrik cadangan, tetapi juga peningkatan kualitas, kontinuitas dan keberlanjutan penyelenggaraan kegiatan.
Inovasi Puslitbang PLN telah bergerak dari kompetisi internal mengatasi berbagai isu problem internal. Kemudian berkembang menuju hilirisasi dan produksi massal.
Capaian 157 inovasi terdaftar HAKI, 138 prototipe, 8.417 unit produk dan nilai ekonomi Rp 218,1 miliar menjadi bukti bahwa inovasi dapat menciptakan dampak operasional sekaligus bisnis.
Bagi member TENDER INDONESIA dan FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri) akan difasilitasi utk peluang terbesarnya adalah menjadi jembatan dari teknologi menuju kolaborasi proyek: Baik bagi keperluan internal PLN maupun utk dijual keluar.
Inventor menghasilkan solusi, PLN menguji dan mengimplementasikan, sedangkan member TENDER INDONESIA dan FSII dapat membantu mempertemukan teknologi tersebut dengan mitra manufaktur, investor, pemasok dan pasar yang lebih luas.