PEMBANGUNAN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN NUSA PENIDA MYC Tahun Anggaran 2026–2028
1. INFORMASI UTAMA TENDER Pada 13 Agustus 2026 terdapat informasi tender Pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Nusa Penida MYC TA. 2026–2028 yang dilaksanakan oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan Nusa Penida, Kementerian Perhubungan. Kode Tender: 10144568000 Kode RUP: 67298566 Nama Paket: Pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Nusa Penida MYC TA. 2026–2028 Status RUP: Tender Tidak Mengikat Tanggal Informasi: 13 Agustus 2026 / 2026-08-13 Tanggal Pembuatan: 12 Juni 2026 Instansi: Kementerian Perhubungan Satuan Kerja: Unit Penyelenggara Pelabuhan Nusa Penida Lokasi: Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali Jenis Pengadaan: Pekerjaan Konstruksi Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran: 2026, 2027, 2028 Kualifikasi Usaha: Besar Nilai Pagu: Rp82.926.830.208 Nilai HPS: Rp82.926.800.000 Jenis Kontrak: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan.
2. METODE TENDER Metode pengadaan: Tender – Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur Tender ini tidak menggunakan Reverse Auction. Artinya, peserta harus memenuhi persyaratan administrasi, kualifikasi dan teknis sebagaimana ditetapkan dalam dokumen pemilihan sebelum penawaran dapat ditetapkan sebagai pemenang berdasarkan mekanisme evaluasi yang berlaku.
3. GAMBARAN PROYEK Proyek merupakan pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Nusa Penida dengan skema Multi Years Contract / MYC untuk Tahun Anggaran 2026–2028. Proyek berada dalam ekosistem: TRANSPORTATION INFRASTRUCTURE → MARITIME INFRASTRUCTURE → PORT / PELABUHAN → PASSENGER TERMINAL → BUILDING & CIVIL CONSTRUCTION Lokasi proyek berada di: Nusa Penida – Kabupaten Klungkung, Bali.
4. PERSYARATAN BADAN USAHA Peserta wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan/usaha. Persyaratan antara lain: memiliki perizinan bidang konstruksi yang masih berlaku; memiliki Sertifikat Badan Usaha / SBU dengan Kualifikasi Besar yang masih berlaku; memiliki status Wajib Pajak yang valid; memiliki kapasitas hukum untuk mengikatkan diri pada kontrak; memiliki Akta Pendirian Perusahaan dan/atau perubahannya; menyetujui Pakta Integritas; menyetujui Surat Pernyataan Peserta; memenuhi persyaratan lain dalam dokumen pemilihan.
5. PERSYARATAN PENGALAMAN Peserta harus memiliki pengalaman paling kurang pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak. Peserta juga harus memperhitungkan: SKP — Sisa Kemampuan Paket. Untuk perusahaan dengan Kualifikasi Usaha Menengah atau Besar, dipersyaratkan memiliki: KD — Kemampuan Dasar dengan ketentuan: KD = 3 × NPt di mana NPt merupakan nilai pengalaman tertinggi dalam 15 tahun terakhir.
6. SISTEM MANAJEMEN Untuk pekerjaan konstruksi yang bersifat kompleks/berisiko tinggi dan/atau diperuntukkan bagi Kualifikasi Usaha Besar, dokumen sumber menyebut persyaratan: Sertifikat Manajemen Mutu; Sertifikat Manajemen Lingkungan; Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Detail sertifikat dan ketentuan final harus mengacu pada dokumen pemilihan.
7. KONSORSIUM / KSO / KEMITRAAN Peserta diperbolehkan membentuk: Konsorsium / Kerja Sama Operasi / KSO / Kemitraan / bentuk kerja sama lainnya dengan perjanjian kerja sama. Lead Firm harus memiliki kualifikasi setingkat atau lebih tinggi dibanding badan usaha anggota KSO. Jumlah anggota KSO dibatasi: Pekerjaan tidak kompleks: maksimal 3 perusahaan. Pekerjaan kompleks: maksimal 5 perusahaan. Ketentuan komposisi dan persyaratan KSO harus mengikuti dokumen pemilihan.
8. PELUANG UTAMA BAGI KONTRAKTOR Tender utama sangat relevan bagi perusahaan dengan kemampuan: General Contractor Building Contractor Civil Contractor Port Infrastructure Contractor Passenger Terminal Construction Transportation Infrastructure Marine Infrastructure Construction Karena kualifikasi usaha yang dipersyaratkan adalah Besar, perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta utama sebaiknya tidak otomatis diarahkan RAG sebagai calon main contractor. Sebaliknya, perusahaan tersebut dapat dipetakan sebagai potential supplier, subcontractor, specialist contractor atau technology provider.
9. POTENSI SUPPLY CHAIN PROYEK Pembangunan terminal penumpang berpotensi menciptakan kebutuhan supply chain yang luas. Namun, kategori berikut merupakan pemetaan peluang berdasarkan karakter umum proyek terminal, bukan BoQ atau scope rinci yang dinyatakan dalam informasi tender yang diberikan.
A. CIVIL & STRUCTURAL Potensi kebutuhan dapat meliputi: concrete; ready mix; reinforcing steel / rebar; structural steel; cement; precast; formwork; waterproofing; roofing; construction chemical; flooring; wall material; doors & windows.
B. MECHANICAL & ELECTRICAL Potensi antara lain: electrical system; panel listrik; cable; lighting; generator; transformer; HVAC / air conditioning; pump; plumbing; sanitary system; fire protection; water system.
C. INTERIOR & ARCHITECTURAL Potensi antara lain: interior finishing; ceiling; flooring; partition; furniture; passenger seating; signage; toilet equipment; architectural products . D. ICT & DIGITAL SYSTEM Potensi dapat mencakup: network infrastructure; CCTV; access control; passenger information system; public address system; display; Wi-Fi; structured cabling; server; digital signage.
E. SAFETY & SECURITY Potensi dapat mencakup: fire alarm; fire fighting equipment; emergency lighting; security system; CCTV; access control; safety equipment.
F. PROJECT SUPPORT Potensi dapat mencakup: heavy equipment; scaffolding; equipment rental; construction logistics; testing; commissioning; surveying; temporary facilities; project transportation.
10. OPPORTUNITY MATCHING Jika user mengatakan: “Saya kontraktor gedung besar, ada proyek apa di Bali?” RAG dapat merekomendasikan tender ini sebagai peluang yang sangat relevan untuk diperiksa. Jika user mengatakan: “Saya supplier material bangunan, ada proyek di Nusa Penida?” RAG dapat menampilkan proyek ini sebagai potential downstream supply opportunity, dengan catatan supplier bukan otomatis peserta tender utama. Jika user mengatakan: “Saya supplier CCTV.” RAG dapat menjelaskan bahwa proyek terminal penumpang berpotensi membutuhkan security/ICT system, tetapi spesifikasi CCTV belum disebut dalam informasi tender yang tersedia dan harus diverifikasi melalui dokumen teknis/BoQ. Jika user mengatakan: “Saya kontraktor kecil, bisa ikut tender ini?” RAG harus menjelaskan bahwa tender menyebut Kualifikasi Usaha Besar sebagai kualifikasi peserta. Alternatif peluang yang dapat dieksplorasi adalah supply chain, subcontracting, partnership atau bentuk kerja sama yang diperbolehkan dokumen tender.
11. JADWAL TENDER Pengumuman Pascakualifikasi 12 Agustus 2026 15:00 – 18 Agustus 2026 08:00 Download Dokumen Pemilihan 12 Agustus 2026 17:00 – 18 Agustus 2026 09:00 Pemberian Penjelasan 14 Agustus 2026 09:00 – 10:00 Upload Dokumen Penawaran 14 Agustus 2026 12:00 – 18 Agustus 2026 09:00 Pembukaan Dokumen Penawaran 18–21 Agustus 2026 Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis & Harga 18–21 Agustus 2026 Pembuktian Kualifikasi 20–21 Agustus 2026 Penetapan Pemenang 21 Agustus 2026 Pengumuman Pemenang 21 Agustus 2026 Masa Sanggah 21–25 Agustus 2026 SPPBJ 26 Agustus – 4 September 2026 Penandatanganan Kontrak 27 Agustus – 4 September 2026
12. INTENT ALIASES UNTUK RAG Knowledge ini harus dapat ditemukan ketika pengguna bertanya: Ada tender pelabuhan? Ada proyek terminal penumpang? Ada proyek di Nusa Penida? Ada proyek konstruksi di Bali? Tender Kementerian Perhubungan apa? Tender Kemenhub terbaru? Ada proyek infrastruktur transportasi? Ada proyek maritime? Ada proyek port? Ada pembangunan terminal pelabuhan? Proyek pelabuhan 2026 apa saja? Ada proyek MYC 2026–2028? Ada proyek sekitar Rp80 miliar? Ada peluang supply material bangunan di Bali? Saya kontraktor gedung, ada tender apa? Saya supplier MEP, ada proyek apa? Saya supplier HVAC, ada peluang di pelabuhan? Saya jual CCTV, proyek apa yang relevan? Saya supplier furniture, ada proyek terminal? Saya supplier electrical, ada proyek di Nusa Penida?
13. KEYWORDS Nusa Penida | Pelabuhan Nusa Penida | Terminal Penumpang | Terminal Pelabuhan | Passenger Terminal | Port Terminal | Port Infrastructure | Pelabuhan | Port | Maritime | Marine Infrastructure | Infrastruktur Transportasi | Kementerian Perhubungan | Kemenhub | UPP Nusa Penida | Klungkung | Bali | Pekerjaan Konstruksi | Building Construction | Civil Work | General Contractor | MYC | Multi Years Contract | APBN 2026 | APBN 2027 | APBN 2028 | MEP | Electrical | Mechanical | HVAC | Plumbing | Fire Protection | CCTV | ICT | Interior | Construction Material
14. INSTRUKSI PENTING UNTUK AI TENDER INDONESIA RAG harus membedakan tiga tingkat informasi: FAKTA TENDER → informasi yang eksplisit terdapat dalam pengumuman: nama proyek, nilai, lokasi, metode, kualifikasi, jadwal dan persyaratan. POTENSI PELUANG → kebutuhan yang secara logis dapat muncul dari pembangunan terminal tetapi belum dikonfirmasi dalam BoQ. PELUANG TERKONFIRMASI → baru boleh dinyatakan apabila dokumen teknis, spesifikasi atau BoQ memang menyebut barang/jasa tersebut. Contohnya: “Apakah ada kebutuhan CCTV di proyek Terminal Nusa Penida?” Jangan dijawab: “Ya, proyek membutuhkan CCTV.” Tetapi: “Pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Nusa Penida merupakan proyek yang berpotensi membutuhkan CCTV/security system. Namun kebutuhan CCTV belum terkonfirmasi dari informasi tender yang tersedia. Perlu diperiksa dokumen teknis/BoQ untuk memastikan scope dan spesifikasinya.” Ini sangat penting untuk RAG TENDER INDONESIA karena membuat AI tetap agresif menemukan peluang bisnis, tetapi tidak mencampurkan fakta dengan inferensi peluang. INTI BUSINESS OPPORTUNITY PEMBANGUNAN TERMINAL PENUMPANG NUSA PENIDA HPS Rp82,93 MILIAR MYC 2026–2028 MAIN CONTRACTOR ↓ SPECIALIST CONTRACTOR ↓ SUBCONTRACTOR ↓ MATERIAL & EQUIPMENT SUPPLIER ↓ MEP • INTERIOR • ICT • SAFETY • PROJECT SUPPORT Dengan pola ini, satu data tender tidak hanya menjawab “ada tender apa?”, tetapi juga “apa peluang bisnis untuk perusahaan saya?”—yang jauh lebih bernilai bagi member TENDER INDONESIA.