Weda Bay Nickel Dapat Tambahan Kuota RKAB 25 Juta Ton
6 Agustus 2026
Total Kuota 2026 berpotensi naik menjadi ±37 Juta WMT PT Weda Bay Nickel (WBN) dilaporkan memperoleh tambahan kuota produksi bijih nikel sekitar 25 juta wet metric tonnes (WMT) untuk semester II 2026.
Berdasarkan survei tambahan tersebut akan meningkatkan total alokasi RKAB WBN sepanjang 2026 menjadi sekitar 37 juta WMT, dari sebelumnya sekitar 12 juta WMT yang disetujui untuk semester I.
1. TAMBAHAN KUOTA 25 JUTA WMT Struktur kuota WBN 2026: Semester I 2026 ± 12 juta WMT Tambahan Semester II 2026 ± 25 juta WMT Potensi Total 2026 ± 37 juta WMT Tambahan tersebut berpotensi membuka jalan bagi peningkatan kembali aktivitas penambangan dan pasokan bijih nikel WBN pada semester II 2026.
2. HPAL MENJADI PRIORITAS Dari tambahan kuota sekitar 25 juta WMT, alokasinya dilaporkan terbagi menjadi: ±15 juta WMT LIMONITE Diprioritaskan sebagai feedstock bagi proyek-proyek HPAL (High Pressure Acid Leach). ±10 juta WMT SAPROLITE Untuk memenuhi kebutuhan rantai pengolahan nikel konvensional. Komposisi tersebut menarik karena sekitar 60% tambahan kuota diarahkan untuk limonite, memperlihatkan pentingnya kebutuhan bahan baku bagi industri HPAL.
3. OPERASI WBN BERPOTENSI KEMBALI MENINGKAT WBN dilaporkan memasuki kondisi care and maintenance pada Mei 2026 setelah kuota awalnya habis. Tambahan RKAB tersebut berpotensi menjadi katalis bagi pemulihan aktivitas operasi pada semester II, termasuk: Mining → Hauling → Stockpiling → Ore Handling → HPAL/Smelter Feed Dengan demikian, dampaknya tidak hanya pada produksi bijih, tetapi juga dapat menggerakkan kembali berbagai aktivitas dalam ekosistem pertambangan dan pengolahan nikel.
4. STATUS PERSETUJUAN PERLU DICERMATI Meski Mysteel menyebut tambahan alokasi telah dikonfirmasi berdasarkan surveinya, dokumen persetujuan formal dilaporkan belum diterbitkan pada saat informasi tersebut dipublikasikan. Karena itu, angka 37 juta WMT sebaiknya diposisikan sebagai reported/revised allocation, sampai terdapat konfirmasi melalui dokumen resmi. Sebagai perbandingan: RKAB 2025: ±42 juta WMT Potensi RKAB 2026: ±37 juta WMT Artinya, meskipun memperoleh tambahan signifikan, kuota 2026 masih sekitar 5 juta WMT lebih rendah dibandingkan 2025.
PROJECT & BUSINESS OPPORTUNITY Apabila tambahan kuota tersebut terealisasi dan aktivitas produksi kembali meningkat, peluang bisnis berpotensi muncul pada beberapa kelompok utama: