BUSINESS MATCHING BUKAN BERTUKAR KARTU NAMA, TAPI PELUANG KOLABORASI NYATA
SINERGI & KOLABORASI
Dari pertemuan awal menuju kemungkinan kolaborasi proyek, nilai sebuah Business Matching baru terlihat setelah pertemuan selesai. Elnusa mempunyai proyek, pengalaman operasi dan kebutuhan engineering.Di sisi lain, member TENDER INDONESIA dan jaringan FSII memiliki produk, teknologi, engineering capability serta pengalaman di berbagai sektor.
Tantangannya adalah menemukan titik temu yang benar. Karena itu, peserta sebaiknya tidak datang hanya membawa company profile yang berisi seluruh kemampuan perusahaan. Diskusi akan jauh lebih efektif apabila perusahaan mampu mengatakan: “Kami melihat kebutuhan ini. Kami mempunyai solusi untuk bagian ini. Berikut pengalaman dan kemampuan teknis kami.”
Dari sana sebuah hubungan dapat berkembang. Pertemuan awal dapat berlanjut menjadi technical discussion. Technical discussion dapat menghasilkan identifikasi kebutuhan yang lebih spesifik. Jika terdapat kesesuaian, proses dapat berkembang menuju product evaluation, technology assessment, vendor qualification, pilot project, partnership atau peluang supply. TENDER INDONESIA dan FSII berada di tengah proses tersebut sebagai enabler—membantu mempertemukan kebutuhan proyek dengan kemampuan member yang relevan.
COLLABORATION FLOW ELNUSA PROJECT / OPERATIONAL NEED ↓ TENDER INDONESIA & FSII ↓ MEMBER CAPABILITY MATCHING ↓ TECHNICAL DISCUSSION ↓ PRODUCT / TECHNOLOGY / SERVICE EVALUATION ↓ FOLLOW-UP ↓
POTENTIAL PROJECT COLLABORATION
RAG — RELATIONSHIP ACTION Project Owner/Executor: Elnusa Group Solution Ecosystem: TENDER INDONESIA & FSII Members Innovation Support: BRIN Interaction: Business Matching Next Action: Technical Follow-Up Possible Outcome: Supply • Partnership • Pilot Project • Technology Collaboration