AGRO & FOOD INDUSTRY INNOVATION AWARD 2026 - PT AGINCOURT RESOURCES
Pengelola Tambang Emas Martabe
Mining • Community Development • Cocoa Innovation • Farmer Empowerment • Local Economic Development
CATEGORY: AGRO COCOA INNOVATION COMMUNITY DEVELOPMENT
Atas kontribusi dan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem kakao berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Martabe Cocoa, mulai dari pengembangan bibit dan budidaya, peningkatan kapasitas petani, pengolahan pascapanen hingga pengembangan produk bernilai tambah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
---
DARI TAMBANG → KAKAO → PETANI → PRODUK → KEMANDIRIAN
PT Agincourt Resources merupakan pengelola Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Di luar kegiatan pertambangan, perusahaan menjalankan program pengembangan masyarakat yang salah satunya diarahkan pada penguatan ekonomi lokal melalui komoditas kakao. Melalui Martabe Cocoa, pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan. Program dikembangkan melalui penyediaan bibit, penguatan budidaya dan kapasitas petani, rehabilitasi kebun, praktik pertanian yang baik, pengolahan pascapanen hingga pengembangan produk cokelat bernilai tambah.
Pendekatan tersebut penting karena membangun rantai ekonomi baru di sekitar masyarakat: petani menghasilkan kakao, kualitas produksi diperkuat, hasil pertanian memperoleh nilai tambah, dan masyarakat memiliki peluang mengembangkan sumber pendapatan yang semakin mandiri.
MARTABE COCOA × TENDER INDONESIA
Bagi TENDER INDONESIA, program seperti Martabe Cocoa memperlihatkan bahwa peluang bisnis tidak hanya lahir dari proyek konstruksi, energi atau pertambangan. Program community development dan pengembangan agroindustri juga menciptakan kebutuhan nyata terhadap bibit, pupuk, sarana pertanian, teknologi budidaya, mesin pengolahan, packaging, logistik, pelatihan hingga pengembangan pasar. Inilah yang perlu dibaca oleh pelaku usaha.
Melalui pendekatan Project Preneur, TENDER INDONESIA membantu member melihat sebuah program lebih jauh: siapa pemilik programnya, apa kebutuhannya, produk dan teknologi apa yang relevan, siapa pemain dalam rantai pasoknya, serta di mana peluang business matching dapat dibangun.
PROGRAM → KEBUTUHAN → SUPPLY CHAIN → BUSINESS MATCHING → PELUANG USAHA
Karena peluang bisnis bukan hanya mengetahui siapa yang memenangkan tender, tetapi memahami kebutuhan dan ekosistem proyek sebelum peluang tersebut menjadi pasar.
TENDER INDONESIA — PROJECT PRENEUR From Information to Business Opportunity