Dari Nira Aren Lokal Menjadi Produk Pangan Bernilai Tambah
UPDATE: 30 OKTOBER 2026
Gula aren sudah lama menjadi bagian dari kekayaan pangan Indonesia. Namun bagi Adhe Shafitri, potensi aren tidak seharusnya berhenti sebagai komoditas tradisional. Melalui PT Tangkal Kawung Indojaya, potensi tersebut dikembangkan menjadi produk yang lebih praktis, bernilai tambah, dan semakin relevan dengan kebutuhan pasar modern. Tangkal Kawung menghadirkan Palm Sugar dan Liquid Palm Sugar. Gula aren bubuk mempertahankan karakter pemanis asli Indonesia dalam bentuk yang praktis, sedangkan gula aren cair membuka penggunaan yang lebih fleksibel untuk berbagai aplikasi kuliner. Namun yang membuat perjalanan Adhe menarik bukan sekadar menghasilkan dua bentuk gula aren.
Tangkal Kawung juga membangun pengembangan usahanya dari hubungan dengan petani aren lokal. Dalam company profile, perusahaan menyebut bahan bakunya diperoleh langsung dari petani dengan tujuan ikut menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Perusahaan juga menjalankan pembibitan pohon aren sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tanaman aren. Di sinilah nilai inovasinya terlihat. Adhe tidak menciptakan gula aren dari nol, tetapi berupaya menaikkan nilai sebuah kekayaan lokal: dari nira yang dihasilkan petani, menjadi produk pangan yang lebih mudah digunakan dan mempunyai ruang pasar yang lebih luas.
Upaya inilah yang membuat Adhe Shafitri dan Tangkal Kawung layak mendapatkan apresiasi: inovasi produk berjalan bersama pemberdayaan sumber daya lokal dan keberlanjutan.
---
AGRO & FOOD INDUSTRY INNOVATION AWARD 2026
JUMAT, 6 NOVEMBER 2026
HALL 5 — ICE BSD
Atas pencapaian inovasi dalam mengembangkan gula aren lokal menjadi produk pangan bernilai tambah melalui Palm Sugar dan Liquid Palm Sugar, serta komitmen terhadap petani dan keberlanjutan komoditas aren Indonesia, maka penghargaan diberikan kepada: