Jolyn (Imelda Cayaty Muljono) Membawa Jamu & Rempah Indonesia Lebih Dekat dengan Generasi Modern
UPDATE: 30 OKTOBER 2026
Di balik Ngramu Djamoe terdapat sosok Jolyn (Imelda Cayaty Muljono). Dalam company profile Ngramu, Jolyn diperkenalkan sebagai seorang guru seni dan Mandarin yang kemudian merintis Ngramu sejak 2019. Perjalanannya tidak bermula dari industri makanan berskala besar, tetapi dari sesuatu yang sangat dekat dengannya: resep keluarga dan tradisi jamu Indonesia.
Dari sinilah cerita Ngramu menjadi menarik. Jolyn melihat jamu bukan hanya sebagai minuman tradisional yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Baginya, jamu memiliki kesempatan untuk dikemas kembali, dikembangkan produknya dan diperkenalkan kepada generasi yang lebih muda tanpa kehilangan akar tradisinya.
Nama Ngramu berasal dari kata Jawa ramu yang berarti mencampur. Filosofi tersebut kemudian menjadi karakter bisnisnya: meramu berbagai bahan menjadi minuman herbal dan kreasi kuliner. Pada 2020, pengembangannya mulai bergerak lebih luas dengan masuk ke produk sambal.
DARI JAMU, KEMUDIAN BERKEMBANG MENJADI BANYAK PRODUK
Ngramu mengolah kekayaan rempah Indonesia menjadi berbagai jamu dan minuman herbal menggunakan bahan seperti:
Jahe Asam Kunyit Temulawak Pandan & Jahe Cabe Puyang
Dari basis tersebut, produknya berkembang menjadi refreshing drinks seperti Aloe Vera, Lemon Jali, Masala Chai dan Telang Lemon.
Jolyn kemudian membawa konsep meramu lebih jauh ke dunia kuliner melalui Sambal Kecombrang, Sambal Andaliman, Cumi Pete, Sambal Mangga hingga sambal vegan.
Ada pula Bir Pletok, minuman tradisional Betawi, serta makanan tradisional seperti Tumpeng dan Nasi Kucing.
REMPAH INDONESIA
JAMU & HERBAL DRINK
REFRESHING DRINK SAMBAL BIR PLETOK TRADITIONAL FOOD
PRODUK F&B BERNILAI TAMBAH
Ngramu juga membawa positioning penggunaan bahan organik, tanpa pengawet dan pewarna buatan, lebih rendah gula, penggunaan minyak kelapa murni pada sambal, serta perhatian terhadap kemasan yang lebih ramah lingkungan.
BUKAN SEKADAR MEMBUAT JAMU
Nilai inovasinya terletak pada bagaimana Jolyn bersama Ngramu berusaha membuat warisan jamu dan rempah Indonesia tetap hidup melalui pengembangan produk yang relevan dengan konsumen masa kini.
Dari resep keluarga, Ngramu berkembang menjadi brand dengan portofolio jamu, minuman herbal, refreshing drink, sambal dan kuliner tradisional. Bahan seperti jahe, kunyit, temulawak, kecombrang dan andaliman diolah menjadi produk siap konsumsi yang mempunyai identitas, diversifikasi dan nilai tambah.
Perjalanannya juga tidak selalu naik. Setelah pertumbuhan pada masa pandemi, company profile mencatat penjualan sempat menurun pascapandemi akibat perlambatan ekonomi. Ngramu kemudian membangun strategi baru melalui kolaborasi dengan brand lain, kelas Djamoe & Sambal serta perluasan jaringan distribusi.
Pengembangannya kini diarahkan lebih jauh melalui e-commerce, digital marketing, event dan workshop, serta peluang kemitraan dengan hotel, cafe, restaurant dan spa (HORECA).
Ada pula dimensi sosial dalam visi Ngramu: memperkenalkan kekayaan rempah Indonesia kepada generasi muda sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi perempuan dan generasi muda yang mandiri membiayai pendidikan maupun menjadi pencari nafkah keluarga.
DARI RESEP KELUARGA MENJADI INOVASI
JOLYN / IMELDA CAYATY MULJONO
Resep Keluarga & Tradisi Jamu
Rempah Indonesia
Diversifikasi Produk F&B
Branding & Modern Market
NGRAMU DJAMOE
AGRO & FOOD INDUSTRY
INNOVATION AWARD 2026
JUMAT, 6 NOVEMBER 2026
HALL 5 ICE BSD
ATAS PENCAPAIAN INOVASI
dalam mengembangkan warisan jamu, rempah dan kuliner Indonesia menjadi portofolio produk food & beverage bernilai tambah, memperkenalkannya dalam bentuk yang lebih relevan kepada konsumen modern, serta membangun peluang pengembangan pasar dan dampak sosial,
PENGHARGAAN DIBERIKAN KEPADA
JOLYN
(IMELDA CAYATY MULJONO)
NGRAMU DJAMOE
DENGAN KATEGORI
HERITAGE-BASED
HERBAL & FOOD INNOVATION
DIBERIKAN OLEH
FSII & TENDER INDONESIA
Dari seorang guru yang berangkat dari resep keluarga, Jolyn membangun Ngramu untuk menunjukkan bahwa jamu dan rempah Indonesia bukan hanya warisan masa lalu. Melalui inovasi produk dan pengembangan pasar, warisan tersebut dapat terus hidup, dikonsumsi generasi baru, dan tumbuh menjadi bisnis F&B bernilai tambah.