Chief Strategy, Corporate Secretary & Investor Relations ISSP - PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) - Johannes W. Edward, menyatakan, indikator pertumbuhan industri baja pada 2023. Pertama, tren kenaikan harga baja sejak Oktober 2022 yang masih berlanjut sampai saat ini. Kedua, pembukaan lockdown China yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi domestik China maupun regional. Ketiga, komitmen pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur. Keempat, dukungan pemerintah untuk manufaktur dalam negeri dengan pembatasan impor.
"Secara umum kami melihat prospek lebih baik, terutama pada semester pertama 2023 ini," jelas Johannes. Produsen pipa baja yang dikenal dengan nama Spindo ini menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 20% pada 2023. Selain dari proyek infrastruktur dan penjualan ekspor, ISSP juga membidik proyek IKN. Johannes bilang, sudah mulai ada order untuk pipa spiral dan pipa konstruksi dari proyek IKN. Selain itu, ISSP juga berharap ada perbaikan margin seiring dengan kenaikan harga baja dunia dan penguatan rupiah.