Pengembangan Bauksit Berdasarkan rekapitulasi Kementerian ESDM pada 2020 lalu, maka produksi bijih bauksit di Indonesia sempat mencapai 26,3 juta ton. Hasil produksi itu diekspor sebanyak 22,8 juta ton, sementara sisanya dialokasikan untuk pasokan industri pengolahan alumina domestik sebesar 1,74 juta ton.
Saat ini, 4 smelter tersedia: total kapasitas input sebesar 13,88 juta ton dan kapasitas produksi alumina sebesar 4,3 juta ton, dan terdapat 8 smelter dalam proses pembangunan: total kapasitas input sebesar 27,41 juta ton dan kapasitas produksi alumina sebesar 9,98 juta ton. Kedepan 12 smelter: total kapasitas input sebesar 41,29 juta ton dan kapasitas produksi alumina sebesar 14,28 juta ton. Seluruh smelter bauksit telah dilakukan pengecekan lapangan 26 s/d 29 Desember 2023 untuk memastikan kesiapan penjualandomestik mulai Juni 2023.