Project Preneur Ala FSII : Meniru Enterpreneur Camp Ala China, Yang Sukses Mencetak BYD, HUAWEI, dll
Adalah Prof Wei Ru PhD dari CEIBS (China Europe International Business School) berbagi pengalaman bagaimana China bisa melahirkan Technology Preneur sekelas Huawei, BYD, TENCENT, Xiao Mi, Haier, HiSense, maupun Ali Baba. Bukanlah jenjang pendidikan formal maupun sertifikasi profesi, namun para pengusaha China serius rajin mengikuti pendidikan Entrepreneurship Camp.
Ini merupakan pendidikan non gelar dan non sertifikasi, namun dilakukan secara serius dalam suatu periode pembelajaran tertentu (3 semester), termasuk mengikuti studi banding internasional. Hal ini disampaikan Prof Wei Ru PhD kala mengajak rombongan pengusaha peserta camp studi banding ke Indonesia.
Biaya pendidikan pun tidak murah, mencapai 300 juta Rupiah per peserta untuk kurun 3 semester itu (1.5 tahun). Tidak aneh maka berbuah lahirnya pengusaha berkualitas dunia, baik visi bisnis, etos dan semangat, pengembangan strategi dan implementasinya.
Ini semua ilmu yang didapat dari Entrepreneurship Camp ala China. Maka China dari era 1980 yang relatif miskin saat itu, mampu kini bertransformasi menjadi negara maju nomor 1 di Dunia untuk banyak sektor. Sangat layak dipelajari dan dicontoh langkahnya. Apalagi kita yang memiliki visi Indonesia Emas 2045, yang akan dicapai melalui percepatan 77 program Proyek Strategis Nasional (PSN). Ini hendaknya mampu mulai menumbuhkan kemampuan nasional dalam merealisasikannya. Sehingga kelak setelah era 2045 tercapai maka hadir pegusaha Indonesia kampiun global layaknya China saat ini.
Project Preneur adalah gagasan FSII (Forum sinergi Inovasi Industri) bersama stakeholder. Ini mencakup BRIN, Kementerian Perindustrian, Kemendikti, Kemendikdasmen, Kemenaker, ESDM, & PUPR, dan didukung TENDER INDONESIA. Project Preneur adalah pelatihan & pendidikan non gelar non sertifikasi, namun sangat terkait pada pemahaman praktis strategi dan implementasi bisnis berbasis semangat inovasi & penguasaan teknologi.
Saat ini telah dilakukan paparan peluncuran ide di hadapan para peneliti, akademisi, dan perusahaan industri. Bahkan sudah menggalang kalangan ahli dan praktis industri, untuk berkenan partisipasi sebagai instruksi/ pengajar program.
Project Preneur ini di bidang EV Ecosystem juga sudah mulai mengirimkan delegasi untuk ikut pelatihan di China (Suzhou Vocational Institute, selama sebulan penuh untuk mata ajar AI & EV Ecosystem). Dan dalam waktu dekat akan mengirimkan juga ke Dalian University untuk Aquaculture & Fishing Industry. Berbagai sosialisasi Project Preneur juga sudah dilakukan baik secara online agar terjangkau luas, dan secara offline dalam ajang rangkaian series internasional, yakni EV ASIA TECH 2025 di Jakarta.
Series konferensi ini juga setiap tahun dilakukan di Singapore, Manila, Bangkok & Kuala Lumpur. Ke depan akan menghimpun dunia pendidikan Indonesia baik Perguruan Tinggi, Sekolah Menengah dan Dasar, Pelatihan & Kursus, Training Center internal, serta penyedia jasa teknologi pendidikan nasional, guna kolaborasi dengan insan Perguruan Tinggi dan Education Technology luar negeri khususnya China. Ini agar dapat bertukar pengalaman dan program kerja antar insan dunia pendidikan.
Gallery Album
Project Preneur Ala FSII : Meniru Enterpreneur Camp Ala China, Yang Sukses Mencetak BYD, HUAWEI, dll
Bersama Director of Innovation China Europe Int’l Business School Mr. Prof. Wei Ru Chen PhD, saat berkunjung meninjau fasilitas produksi vaksin super canggih berbasis mRNA, di ETANA BIOTECH Pulo Gadung