KPI Bontang sedang membangun salah satu fasilitas Liquid CO2 (LCO2) terbesar di Indonesia untuk memperkuat rantai pasok industri nasional. Fasilitas ini tidak hanya memproduksi CO2 cair, tetapi juga memiliki sistem penyimpanan, distribusi, hingga pengiriman laut sehingga menjadi pusat logistik CO2 nasional.
---
2. Kapasitas Produksi
Target kapasitas produksi mencapai 300 ton LCO2 per hari mulai Agustus 2026.
Dengan kapasitas tersebut, fasilitas ini akan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia dan mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri sekaligus membuka peluang ekspor.
---
3. Fasilitas Penyimpanan
KPI menyiapkan:
Storage Tank 3.000 ton
Rencana pengembangan menjadi 2 3.000 ton
Ratusan ISO Container 20 Feet
Total kapasitas distribusi mencapai sekitar 3.400 ton LCO2
Hal ini memungkinkan distribusi CO2 secara stabil ke berbagai wilayah Indonesia.
---
4. Sistem Distribusi
Fasilitas telah dirancang mendukung berbagai moda distribusi:
Road Tanker (truk tangki)
ISO Container
Marine Loading
Distribusi antar pulau
Dengan sistem tersebut, rantai pasok menjadi jauh lebih efisien.
---
5. Manfaat Bagi Industri
LCO2 digunakan pada berbagai sektor industri seperti:
Food & Beverage
Dry Ice
Enhanced Oil Recovery (EOR)
Chemical Industry
Welding
Medical
Greenhouse
Water Treatment
Carbon Capture Utilization (CCU)
---
6. Peluang Kolaborasi dengan Forum Sinergi Inovasi Industri
Bersama www.SinergiInovasi.com, berbagai program dapat dikembangkan, antara lain:
Business Matching pengguna CO2 nasional
Seminar Carbon Capture & Carbon Economy
Forum Hilirisasi Industri CO2
Roadshow Teknologi LCO2
Networking EPC, Engineering & Procurement
Promosi proyek kepada investor
Kolaborasi teknologi dengan perusahaan China
Pengembangan Green Industry
Pendampingan sertifikasi industri
Project Collaboration bersama Tender Indonesia
---
7. Kesimpulan
Pembangunan fasilitas LCO2 KPI Bontang merupakan langkah strategis menuju industri rendah karbon, memperkuat ketahanan industri nasional, sekaligus membuka peluang investasi, kolaborasi teknologi, dan pengembangan ekosistem ekonomi hijau Indonesia.