FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri) / sinergiinovasi.com kembali mengadakan kunjungan KOLABORASI inovasi. Kali ini ke Kantor Pusat PT Bukit Asam (Persero) atau PTBA yang merupakan salah salah satu produsen batubara terbesar.
Salah satu yang menarik adalah beberapa program kerja hilirisasi yang sedang dilaksanakan, yakni Pupuk Humat. Pupuk hasil olahan batubara tambang Peranap Riau ini merupakan terobosan pemanfaatan batubara kalori rendah. Sekaligus merupakan program ketahanan pangan melalui ketersediaan pupuk dalam negeri.
Bekerjasama dengan UGM, maka akan segera dibangun pabrik pupuk Humat berkapasitas 10 ribu ton per tahunnya. Keunggulan pupuk Humat berbahan baku batubara adalah mampu menekan pemakaian pupuk urea sampai 50%. Tentu tergantung juga pada kondisi tanah. Selama uji coba di perkebunan sawit maupun tebu, hasilnya sangat produktif.
Selain inovasi Pupuk Humat ini maka ada beberapa pengembangan inovasi seperti batubara untuk anode batere. Namun dari semua inovasi, yang paling mendekati produksi komersial massal adalah Pupuk Humat ini.
Gallery Album
Proyek Inovasi Pabrik Pupuk Humat Dari Batubara
Meeting FSSI / Tender Indonesia bersama PTBA terkait proyek hilirisasi termasuk pembangunan pabrik pupuk Humat
;
Proyek Inovasi Pabrik Pupuk Humat Dari Batubara
Tampak CEO Tender Indonesia – Tito Loho bersama Tokoh Inovasi (Art & Science) - Candra Darusman, serta Ferry Fadri Al Ilham dan Bagus Totok dari Mine Development Dept PTBA.