SKK Migas menggencarkan eksplorasi dengan target pengeboran sedikitnya 100 sumur baru tahun depan. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, target sudah dikunci dalam WP&B 2026. Selain itu, SKK Migas juga menyiapkan implementasi 100 kegiatan multi-stage fracturing (MSF) dan pengeboran 100 sumur di struktur-struktur baru.
Djoko menjelaskan tim teknis kini tengah memetakan titik pengeboran dari sekitar 300 struktur potensial. Selain eksplorasi, SKK Migas juga mengejar target lifting minyak yang meningkat menjadi 610.000 barel per hari (bph) pada 2026, lebih tinggi dari proyeksi 2025 di 605.000 bph. Optimisme tersebut didorong oleh penerapan teknologi peningkatan produksi seperti enhanced oil recovery (EOR), pengelolaan sumur tua, sumur idle, serta sumur-sumur masyarakat.
Gallery Album
Rencana Eksploitasi Sumur Baru Aneka KKKS 2026
Kepala SKK Migas – Djoko Siswanto bersama jajaran APMI (Asosiasi Perusahaan Pemboran Migas dan Panasbumi Indonesia) dalam acara MUSTA APMI 2025