RUBRIK VOLUME 105 :
 
o PROYEK PROPERTI
o SINERGI INOVASI INDUSTRI
 
SINERGI INOVASI INDUSTRI
Proyek Hilirisasi Baja Indonesia
Indonesia begitu besar sumber daya mineral logam dan juga dengan populasi besar butuh banyak pembangunan serta keperluan produk berbasis baja.Maka diadakan pertemuan dengan BKPM terkait percepatan investasi proyek hilirisasi baja, di mana baja di bagian hilir mencakup ;
1.Produk baja konstruksi
2.Produk baja otomotif
3.Produk baja industri lainnya (alat kesehatan, dapur, dll)

Pertemuan dihadiri oleh BKPM, Deloitte, IISIA (Indonesian Iron & Steel Industry Association), ISSC (Indonesia Society of Steel Construction). Di mana salah satu kesimpulan adalah harus segera ada harmonisasi regulasi. Jangan sampai industri produk baja konstruksi (siku, Bram, dll) digenjot investasinya, sementara impor produk baja konstruksi dalam bentuk jadi, malahan terus bebas diimpor.

Lalu untuk sisi hulu, maka baja carbon dirasakan sudah berlebih produksi dalam negeri seperti KS, Gunung Raja Paksi, Garuda Yamato Steel, Gunawan Steel.

Yang diperlukan adalah investasi untuk memproduksi produk Stainless Steel.

Tampak Tito Loho (CEO TENDER INDONESIA & Chairman FSII -Forum Sinergi Inovasi Industri), bersama jajaran ISSIA (Toni - Direktur Garuda Yamato Steel, Stephanus TATA METAL LOGAM, & Yerry Idroes KS), bersama jajaran ISSC (Budi Hatta Winata -Ketum, Tugur dan Sugeng Widodo dan jajaran lainnya) rapat bersama BKPM (Riswan - Direktur Hilirisasi Mineral) dan Deloitte.


Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com