PROJECT REVIEW LAINNYA :
 
 
PROJECT REVIEW
 
2020-07-02 14:11:51
15 Proyek Tol ditarget Kelar
PROJECT REVIEW kali ini tentang peluang bisnis Proyek Infrastruktur di 15 Proyek Tol ditarget Kelar.

Kami sampaikan, kini info semua Tender Proyek SKK Migas dan Pertamina, Tambang, Power Plant dan PLN, Infrastruktur PUPR dan Property, serta Telekomunikasi, Agriculture, Manufacture, Multiproject, Air Transportation, Marine Transportation, Financial dapat diakses lengkap di www.tender-indonesia.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan meresmikan 15 ruas jalan tol pada 2020, dengan lima ruas tol di antaranya siap diresmikan pada Juni-Juli mendatang.

Jalan tol yang siap diresmikan pada 2020 sejumlah 15 ruas sepanjang 297 km. Lima ruas tol yang sudah siap diresmikan pada Juni-Juli tahun ini adalah :
1.    Tol Banda Aceh Seksi 4 Indrapuri-B- lang Bintang sepanjang 14 km
2.    Pekanbaru-Kandis-Dumai Seksi 1-6 sepanjang 131 km
3.    Depok-Antasari Seksi 2 sepanjang 6 km.
4.    Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1A sepanjang 3 km.
5.    Manado-Bitung Seksi 1 dan Seksi 2A sepanjang 21 km.

Sedangkan jalan tol yang siap dilelangkan tahun 2020 sejumlah 12 ruas jalan, sepanjang 669 km dengan perkiraan biaya investasi sebesar Rp 242 triliun.

Beberapa ruas tol yang siap dilelang tersebut antara lain Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Jalan Akses Patimban, Yogya-Bawen, Solo-Yogyakarta-NYIA, dan Harbour Toll Road Semarang.

PUPR mengatakan bahwa sembilan proyek tol lainnya telah disiapkan dan segera memasuki prakualifikasi lelang pada Juni - Juli 2020. Selain proyek jalan tol, Kementerian PUPR berencana melakukan lelang proyek sistem transaksi tol nontunai berbasis multi-lane free flow (MLFF) di sektor jalan tol.

PT Hutama Karya (Persero) tengah membangun Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat untuk mempermudah akses dari Medan ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara, dalam rangka meningkatkan konektivitas di Sumatera.

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mengatakan, tol nantinya terdiri atas enam seksi yakni :
1.    Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura 20,4 km.
2.    Seksi 2 Indrapura-Kuala Tanjung 18,05 km.
3.    Seksi 3 Tebing Tinggi-Sarbelawan 30 km.
4.    Seksi 4 Sarbelawan-Pematang Siantar 28 km.
5.    Seksi 5 Pematang Siantar-Seribudolok 22,3 km.
6.    Seksi 6 Seribudolok-Parapat 16,7 km, serta terdapat Junction Tebing Tinggi 7,9 km.

Jalan yang akan dilengkapi dengan tujuh buah simpang susun (SS) ini mendapatkan dukungan pembiayaan pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya. Dukungan tersebut berupa pembangunan sebagian konstruksi jalan tol pada seksi 5 dan 6. Progres kedua seksi tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan. Sementara itu, Hamawas mengerjakan konstruksi pada seksi 1-4.

Adapun progres konstruksi Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura telah mencapai 67%, Seksi 2 Indrapura-Kuala Tanjung 36%, Seksi 3 Tebing Tinggi-Sarbelawan 41%, dan Seksi 4 Sarbelawan-Pematang Siantar mencapai 26%.

Hamawas menargetkan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat akan beroperasi penuh pada tahun 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun, dengan pembangunan membutuhkan biaya investasi sekitar Rp 13,4 triliun, termasuk biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.

Demikianlah PROJECT REVIEW kali ini, semoga dapat memberikan wawasan informasi peluang bisnis bagi anda. Informasi lengkap terkait tender proyek, daftar pemenang tender proyek, dan daftar proyek yang akan datang dapat dilihat selengkapnya dengan menjadi member di www.tender-indonesia.com
 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com