LOGIN USER TENDER
 
Thousands of Tender Information
(Members only)
 
User Id :
Password :
Verification :
 
 
 
TAJUK RENCANA LAINNYA :
 
 
TAJUK RENCANA
2019-04-25 10:17:21
PABRIK KERETA API INKA RP. 603 MILYAR
Selain menggarap pasar ekspor untuk Bangladesh dan Filipina, PT INKA juga sedang mengerjakan proyek bagi kereta penumpang pesanan PT KAI (Kereta Api Indonesia) sebanyak 438 kereta dan untuk LRT Jabodebek sebanyak 31 train set (186 kereta).

PRODUK UNGGULAN
Produksi unggulan PT INKA di pasar domestik Indonesia adalah Sleeper Cae (proyek 438 kereta PT KAI), kereta dengan material car body stainless steel dan aluminium, driverless system pada proyek LRT Jabodetabek, dan modul toilet pada kereta Bandara Soetta dengan standar luxury layaknya toliet pesawat.

Sedangkan keterlibatan PT INKA pada proyek LRT di Palembang dan Jabodetabek lebih luas lagi, yakni sebagai penyedia seluruh sarana kereta api. 

Saat ini aktivitas produksi INKA sangat padat dan membutuhkan 3 shift penuh dalam 24 jam untuk memenuhi target delivery.

PABRIK BARU
Untuk ekspansi ke depan maka dibutuhkan pembangunan pabrik baru.
Pembebasan lahan pabrik baru sudah dilaksanakan pada tahun 2018 dan pembangunan workshop Banyuwangi bahkan sudah direstui oleh pemerintah. Dalam prosesnya INKA berencana untuk mengajak peran serta pabrikan kereta api global Stadler Rail dari Swiss agat bisa belajar menjadi pabrikan KA kelas dunia.
Juga berencana menggandeng Progress Rail dari USA untuk pembangunan workshop lokomotif.
Pada April 2019 ini akan dilakukan groundbreaking pembangunan workshop tersebut.
Banyuwangi yang dipilih sebagai lokasi pabrik baru, alasannya pertama, dekat dengan pelabuhan sehingga pengiriman kereta tujuan ekspor atau luar Jawa bisa diteken biayanya. Sehingga proses logistik pengiriman dapat lebih efisien.
Selain itu, juga dapat mengurangi cost untuk pengadaan penerimaan kedatangan komponen via cargo laut. Pengalaman dari beberapa watu lalu, ketika mau ekspor kereta ke Bangladesh, INKA kesulitan untuk pengirimannya dari Madiun ke pelabuhan, dan itu memakan biaya cukup besar.
Alasan kedua, infrastruktur  yang sudah bagus. Banyuwangi sudah memiliki bandara, rel kereta, suplai gas dan air serta akan segera dibuka tol yang direncanakan akhir 2019 ini. Alasan ketiga, human resources yang memadai dan alasan keempat, support yang besar dari pemerintah pusat dan daerah.

BIAYA PABRIK BARU
Besaran investasinya mencapai Rp 603 miliar. Yang di Madiun nanti akan digunakan untuk produksi kereta bandara stainless steel.
INKA punya impian membuat kereta cepat dengan kecepatan 160 kilometer per jam. Targetnya, pada 2025 sudah bisa melakukan uji coba. Saat itu ditargetkan sudah punya prototype dan teruji, dan pada tahun 2030 Indonesia haruslah sudah mampu membuat kereta cepat.

NOTE :
Special Report adalah release dari www.tender-indonesia.com
Dihadirkan dalam beberapa versi Special Report seperti :
"Daftar Incoming Project"
"Daftar Tender Proyek Besar Sektoral"
"Tips Menang Tender"
"Teknologi dan Produk"

Salam, Tito Loho
0818181712
CEO TENDER INDONESIA
www.tender-indonesia.com

Note : Tito Loho kelahiran Palembang 1973, adalah pendiri media online berlangganan yakni
www.tender-indonesia.com yang berisikan aneka informasi proyek.
Dalam perjalanannya, layanannya terus bertambah dan salah satunya adalah hadirnya divisi Tender TV.
Yakni siaran khusus untuk informasi seputar proyek.

 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com