LOGIN USER TENDER
 
Thousands of Tender Information
(Members only)
 
User Id :
Password :
Verification :
 
 
 
TAJUK RENCANA LAINNYA :
 
 
TAJUK RENCANA
2019-04-24 09:00:54
PROYEK ALAT PEMANTAU CUACA
PROYEK ALAT PEMANTAU CUACA
Kali ini kami akan berbagi kisah peluang bisnis proyek.
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) mewajibkan semua airport atau bandara, termasuk Indonesia, dilengkapi sarana pemantauan cuaca.

Tujuannya untuk keselamatan penerbangan.
Oleh karena itu, idealnya setiap bandara di Indonesia memiliki stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Goefisika (BMKG) sendiri. Namun merujuk data BMKG, maka dari total 296 bandara, banyak yang masih belum memiliki stasiun BMKG sendiri.

Selama ini, untuk bandara yang belum memiliki stasiun BMKG, tugas pemantauan cuaca diganti dengan penggunaan alat pemantau cuaca otomatis. Alat ini menggunakan teknologi Automated Weather Observing Systems (AWOS). Alat ini masih diimpor. Harganya mahal dan biaya perawatannya juga tinggi.

PRODUKSI LOKAL
Kini Indonesia sudah tidak lagi tergantung dengan AWOS impor. Para peneliti dari BMKG berhasil mengembangkan AWOS buatan anak negeri yang diberi nama AWOS iRMAVIA.
Nama iRMAVIA diambil dari iRM, singkatan dari Instrumentasi Meterologi, subbidang di BMKG yang mengembangkan AWOS.
Sedangkan avia diambil dari kata aviation atau penerbangan. Alat pemantau cuaca teknologi canggih ini telah terpasang di 160 bandara di seluruh Indonesia.

Keunggulan teknologi AWOS iRMAVIA, di antaranya menggunakan sistem automatis, Artificial Intelligence (AI), dan teknologi IoT (Internet of Things). Konektivitas datanya menggunakan sistem MWM, yakni Machine to Machine. Untuk sumber energi, menggunakan sistem hybrid; memadukan antara energi baterai dan energi listrik.

Pengembangan ke depan yang akan dilakukan tim peneliti BMKG adalah menghadirkan AWOS yang dapat terhubung antara bandara keberangkatan dan bandara tujuan.
Misal, penerbangan pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, hendak menuju Bandara Nusawiru, Pangandaran, Jawa Barat. Maka dari Halim, pilot akan sudah tahu data cuaca di Pangandaran.
Kalau system yang sekarang, masih terbatas sampai ATC yang terdekat ada di lokasi saja.

Ke depan, BMKG berencana memproduksi AWOS iRMAVIA secara massal dengan menggandeng mitra bisnis. BMKG juga sedang mengurus pendaftaran hak paten untuk persiapan produksi massal.

NOTE :
Special Report adalah release dari www.tender-indonesia.com
Dihadirkan dalam beberapa versi Special Report seperti :
"Daftar Incoming Project"
"Daftar Tender Proyek Besar Sektoral"
"Tips Menang Tender"
"Teknologi dan Produk"

Salam, Tito Loho
0818181712
CEO TENDER INDONESIA
www.tender-indonesia.com

Note : Tito Loho kelahiran Palembang 1973, adalah pendiri media online berlangganan yakni
www.tender-indonesia.com yang berisikan aneka informasi proyek.
Dalam perjalanannya, layanannya terus bertambah dan salah satunya adalah hadirnya divisi Tender TV.
Yakni siaran khusus untuk informasi seputar proyek.


 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com