OTHERS CSR :
 
  \
CSR


2020-05-26
PHE WMO Bantu Masyarakat & Garda Terdepan dalam Penanggulangan Covid-19 di Jawa Timur
Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menyalurkan bantuan berupa sejumlah perlengkapan perlindungan diri dalam menghadapi pandemi Covid-19, di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Bantuan itu berupa 350 helai masker kain, 30.000 ml hand sanitizer, 50 alat pelindung diri, dan enam wastafel portabel lengkap dengan sabun cair. Penyerahan bantuan dilakukan di tiga lokasi, yakni kepada Camat Sepulu Hadori di Kecamatan Sepulu dan Camat Tanjung Bumi Imam Mahfud di Kantor Kecamatan Tj Bumi dan kepada Kepala Desa Labuhan Supriyadi di kantor desa.

Pemberian bantuan ini melengkapi aksi sosial Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) dalam memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dan warga \untuk menghadapi wabah Covid-19. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan upaya PHE WMO untuk menguatkan perang melawan Covid-19 secara nasional.

Sebelumnya, PHE WMO menyalurkan 100 alat pelindung diri dan 100 pasang sarung tangan latex kepada Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemkab Gresik (Satgas Covid-19).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Gresik Ida Lailatussa'diyah mengatakan, APD yang diterima Satuan Tugas Covid-19 itu akan disalurkan kepada tim medis Rumah Sakit Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan Gresik. "Nanti oleh Dinkes akan didistribusikan ke rumah sakit swasta yang jadi rujukan penanganan Covid-19 dan puskesmas-puskesmas," katanya.

Selain itu, APD juga akan diberikan kepada sebagian petugas yang berjaga di check point PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tertentu. "Pendistribusian nanti berdasarkan rapat di tingkat Satgas. Tapi kami upayakan tim medisnya dulu," kata Ida.

PHE WMO juga telah memberikan 250 lembar masker kain, 250 lembar masker medis dan 45.000 ml Handsanitizer, kepada warga Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik dan Puskesmas Alun - alun Gresik. Selain itu puskesmas juga mendapat lima set alat perlindungan diri.

Yani berharap, warga Sidorukun menjaga diri dan tetap menerapkan pola hidup bersih. "Cuci tangan dengan sabun, pakailah masker terutama untuk yang sakit, dan hindarilah kerumunan. Jika terpaksa, jaga jarak dengan lawan bicara setidaknya satu meter," katanya.

Yani menegaskan, Covid-19 memang berbahaya. "Namun itu bukan berarti harus membuat kita semua panik. Kami siap bersama masyarakat untuk berikhtiar menghadapi situasi ini dan tetap optimistis bahwa badai akan segera berlalu," tegasnya.

PHE WMO juga melibatkan salah satu warga desa sidorukun untuk membuat masker kain yang nantinya akan di donasikan hal ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat oleh PHE WMO dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat sidorukun di tengah wabah Covid-19
...

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com